Masyarakat Imandoa Minta MRP Perjuangkan Hak Orang Asli Papua
- 31 Agt 2026 07:29 WIB
- Serui
RRI.CO.ID.Serui - Masyarakat Kampung Imandoa, Distrik Yapen Selatan, meminta Majelis Rakyat Papua (MRP) memperjuangkan pemenuhan dan perlindungan hak Orang Asli Papua (OAP) dalam berbagai bidang pembangunan dan pelayanan publik.
Aspirasi tersebut disampaikan masyarakat saat mengikuti penjaringan aspirasi yang dilakukan anggota MRP Pokja Adat, Cyrilus C. Moman, di Kampung Imandoa, Sabtu, 29 Agustus 2026.
Salah satu masyarakat, Thomas Banioni, berharap berbagai aspirasi yang disampaikan dalam pertemuan tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan MRP dalam merumuskan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan Orang Asli Papua, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

Thomas Banioni (Foto: RRI/Agus)
Menurutnya, keberpihakan terhadap OAP perlu diwujudkan secara nyata melalui program pembangunan dan pelayanan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Aspirasi serupa disampaikan Yuliana. Ia menekankan pentingnya keberpihakan terhadap anak-anak Papua dalam memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas.

Ia berharap amanat Undang-Undang Otonomi Khusus bagi Papua, khususnya terkait perlindungan dan pemenuhan hak OAP di bidang pendidikan, benar-benar diterapkan dalam kebijakan dan pelaksanaannya.
Sementara itu, anggota MRP Pokja Adat, Cyrilus C. Moman, mengatakan kehadirannya di Kampung Imandoa merupakan bagian dari agenda penjaringan aspirasi masyarakat tahun 2026.

Penjaringan tersebut secara khusus membahas perlindungan dan pemenuhan hak Orang Asli Papua di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi di Provinsi Papua.
Cyrilus Moman menegaskan, berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan kewenangan yang dimiliki MRP.
Dalam penjaringan tersebut, masyarakat juga menyampaikan sejumlah persoalan yang mereka hadapi dalam bidang pendidikan, kesehatan, maupun ekonomi.
Selain itu, masyarakat meminta MRP turut mendorong transparansi penggunaan dana Otonomi Khusus oleh organisasi perangkat daerah. Mereka berharap penggunaan dana Otsus dapat diketahui dan dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.

Masyarakat menilai dana Otonomi Khusus memiliki sejarah perjuangan yang panjang dan karenanya harus dikelola secara transparan serta benar-benar diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan Orang Asli Papua.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....