Pemda Yapen Siap Siaga Hadapi Fonemena EI Nino

  • 28 Agt 2026 15:49 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID, Serui - Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen menggelar apel gabungan ASN, TNI Polri menyikapi fenomena EI Nino yang terjadi saat ini yang menyebabkan kekeringan dan kebakaran dengan menyiapkan Mobil Pemadam Kebakaran dan Mobil Tangki Air Bersih. Apel ini dihadiri Forum Komunikasi Daerah Yapen ( Forkopimda), Kepala OPD di Lingkungan Pemda Yapen Jumat 28 Agustus 2026.

Wakil Bupati Yapen Roi Palunga Memimpin Apel Kesiapsigaan Foneman EI Nino (Foto: RRI/Salo.Ayomi)

Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen Roi Palunga saat memimpin Apel Kewaspadaan Kesiapsiagaan Sinergritas Koordinasi Lintas Sektor dalam upaya pencegahan penanggulan kebakaran lahan dan hutan mengatakan apel ini bertujuan untuk pemda yapen lintas sektor TNI, Polri Masyarakat Seluruh Elemen yang ada di Yapen bersinergri dengan pemda Yapen mempersiapkan diri dan peralatan yang di perlukan ketika terjadi bencana kebakaran dan kekeringan.

" Kami mengajak seluruh ASN, TNI Polri, Masyarakat untuk mari bekerja sama, menjaga lingkungan karena Fenomena AI Nino menyebabkan salah satu sumber air bersih yang di gunakan selama ini tidak bisa lagi di gunakan mengalami kekeringan,debitnya airnya kering,"ujar Roi Palunga.

Wakil Bupati Yapen Ketua DPRK Yapen Dandim Yawa PJ Sekda Yapen Meninjau mobil pemadam kebaran dan mobil tangki air bersih ( Foto: Rri / Salo Ayomi)

Salah satu air bersih yang di gunakan masyarakat mengalami kekeringan, Roi Palungan tegas kepada warga masyarakat kota serui hemat dalam mengunakan air , tidak boros sebab jika tidak akan terjadi kekurangan air bersih bagi warga.

" kepada masyarakat hemat dalam mengunakan air tidak boros, selesai di gunakan di matikan, wajib melaporkan kepada petugas ketika menemukan pipah air yang mengalami kerusakan menyebab air merembes agar segera di perbaiki,"kata Roi Palunga

Wakil Bupati Dandim Yawa, Ketua DPRK Yapen, Pj Sekda Saat melihat atraksi kesiapsigaan saat terjadi kebakaran (Foto: Rri / Salo Ayomi)

Fonemana EI Nino di Prediksi terjadi hingga Desember 2026 , dampaknya adalah kekeringan, Roi Paluna Tegas kepada ASN di lingkungan Pemda Yapen sebagai garda terdepan memberikan edukasi kepada masyarakat selama musim kemarau tidak melakukan aktivitas pembukaan lahan dan pembakaran lahan ini di kawatirkan menimbulkam kebaran.

" ASN sampaikan kepada warga jaga lingkungan tidak membuka lahan perkebunan, membakar lahan yang nantinya menyebabkan kebakaran, karena selama kemarau pohon kering sehingga akan sanggat denhan muedah terbakar,"ungkap Roi Palunga.

Wakil Bupati Dandim Yawa, Ketua DPRK Yapen, Pj Sekda Saat melihat atraksi kesiapsigaan saat terjadi kebakaran (Foto: Rri / Salo Ayomi)

Dengan Situasi Kekeringan yang terjadi Roi Palungan ingatkan seluruh elemen masyarakat tetap waspada, jaga lingkungan tidak membuka lahan, membakar lahan, menghemat air sebisa mungkin, bersama bersinergi menjaga dan mengantisipasi terjadi kebakaran dan kekeringan.

Usai apel di lakukan demontrasi penganan kebakaran jika terjadi kebakaran dengan mobil pemada kebaran yang di siapkan .

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....