DPRK Waropen Dukung Sekolah Alkitab Layani Pedalaman
- 19 Agt 2026 21:03 WIB
- Serui
RRI.CO.ID, Waropen – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Waropen, menyatakan dukungan terhadap pengembangan Sekolah Alkitab Waropen (SAW) sebagai bagian dari upaya memperkuat pelayanan keagamaan hingga ke wilayah pedalaman Kabupaten Waropen. Dukungan tersebut disampaikan Ketua DPRK Waropen Yeneke S.K. Dippan, S.Sos., dalam kegiatan Monitoring dan Fokus Grup Diskusi (FGD) yang digelar Klasis GKI Waropen, Rabu 19 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung di lantai dua Kantor Klasis GKI Waropen dan membahas persiapan pelayanan SAW.
DPRK Waropen melihat keberadaan Sekolah Alkitab sebagai salah satu langkah penting untuk menjawab kebutuhan pelayanan masyarakat di pelosok. Menurutnya, masih terdapat wilayah yang belum sepenuhnya mendapatkan akses pelayanan, sehingga konsep sekolah Alkitab malam dinilai dapat menjadi salah satu solusi.
"DPRK Waropen mendukung Sekolah Alkitab Waropen. Sekolah ini penting untuk kita bersama, termasuk dalam mempersiapkan tenaga pengajar dan menyusun pengajaran serta kurikulum".ujar Yeneke dalam FGD tersebut.
Keberadaan SAW tidak hanya diarahkan untuk menyiapkan tenaga pengajar, tetapi juga membangun kapasitas pelayanan masyarakat agar mampu menjangkau kampung-kampung yang selama ini memiliki keterbatasan akses.
Semangat pelayanan tersebut sejalan dengan amanat Otonomi Khusus (Otsus) Papua yang memberikan ruang bagi seluruh masyarakat untuk memperoleh pelayanan. Karena itu, pengurus SAW diharapkan dapat mempersiapkan proposal dan membangun komunikasi dengan berbagai pihak untuk mendukung keberlanjutan program.
DPRK Waropen serius memberikan dukungan terhadap SAW agar dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Waropen. Dukungan tersebut diharapkan tidak berhenti pada wacana, tetapi dapat diwujudkan melalui kebijakan pemerintah daerah".Jelasnya
DPRK berharap keberadaan Sekolah Alkitab Waropen dapat tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) pada 2027. Dengan demikian, program tersebut memiliki dasar kebijakan yang jelas dan dapat berjalan secara berkelanjutan di Kabupaten Waropen.
Dalam rencana pelayanannya, SAW menargetkan sebanyak 46 kampung di wilayah pedalaman Waropen sebagai sasaran pelayanan. Program tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan, sekaligus mempersiapkan sumber daya manusia untuk mendukung kegiatan keagamaan di kampung-kampung.
"Pengurus Sekolah Alkitab Waropen menargetkan peluncuran program tersebut pada Maret 2027. DPRK Waropen berharap seluruh pihak dapat bersinergi agar persiapan, kurikulum, tenaga pengajar, serta dukungan kebijakan dapat disiapkan dengan baik sebelum peluncuran".ucapnya
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....