RRI Serui Salurkan Bantuan Makanan Tambahan bagi Anak Kurang Gizi di Kampung Umani

  • 18 Agt 2026 20:22 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID, Serui - Kepedulian terhadap pemenuhan gizi anak terus dilakukan melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting). Selasa, 18 Agustus 2026, Kepala LPP RRI Serui, Narmo, SE., bersama Kepala Subbagian Tata Usaha, Anwar, S.Sos., dan sejumlah staf mengunjungi anak kurang gizi di Kampung Umani, Distrik Nusawani, Kabupaten Kepulauan Yapen.

Kepala LPP RRI Serui, Narmo, SE di dampingi Kasubag TU Anwar, S.Sos saat melihat secara langsung penimbangan berat badan anak balita di kampung Umani Distrik Nusawani, Kabupaten Kepulauan Yapen (Foto: RRI Serui)

Dalam kunjungan tersebut, Kepala LPP RRI Serui menyerahkan makanan tambahan bagi balita yang mengalami kekurangan gizi. Bantuan ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pencegahan dan penanganan masalah gizi serta stunting di wilayah tersebut.

Narmo mengatakan, bantuan yang disalurkan mungkin belum seberapa, tetapi diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anak, khususnya balita yang mengalami kekurangan gizi.

“Bantuan yang kami berikan mungkin belum seberapa, tetapi kami berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anak. Yang terpenting, kepedulian terhadap pemenuhan gizi anak harus terus dilakukan melalui kerja sama semua pihak,” ujar Narmo.

Pemberian bantuan makanan tambahan balita di Kampung Umani (Foto: RRI Serui)

Menurut Narmo, Kampung Umani memiliki potensi sumber pangan laut yang cukup besar karena berada di wilayah pesisir. Potensi tersebut, kata dia, dapat dimanfaatkan keluarga untuk memenuhi kebutuhan protein anak, salah satunya melalui konsumsi ikan.

“Pemenuhan gizi anak kembali kepada keluarga, terutama peran orang tua dalam memastikan anak mendapatkan makanan yang bergizi. Dengan potensi pangan laut yang ada, keluarga juga dapat memanfaatkan ikan sebagai sumber protein bagi pertumbuhan anak,” katanya.

Sementara itu, salah seorang kader Posyandu menjelaskan bahwa pemberian makanan tambahan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing anak serta ketersediaan bahan pangan di kampung. Salah satu makanan tambahan yang diberikan berupa bubur kacang hijau.

Kader posyandu saat melakukan penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan balita di Kampung Umani (Foto: RRI Serui)

Upaya pencegahan stunting di wilayah tersebut juga menjadi perhatian Puskesmas Reradumpi yang memiliki wilayah kerja meliputi Distrik Kepulauan Ambai dan Distrik Nusawani.

Kepala Puskesmas Reradumpi, Dominggus Numberi, mengatakan pemberian makanan tambahan lebih difokuskan pada penanganan permasalahan gizi anak. Menurutnya, kondisi kekurangan gizi dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk lingkungan dan pola pengasuhan di dalam keluarga.

“Pemberian makanan tambahan kami fokuskan pada anak yang mengalami permasalahan gizi. Penanganan ini tidak hanya bergantung pada makanan tambahan, tetapi juga perlu dukungan keluarga karena kondisi gizi anak dipengaruhi berbagai faktor di lingkungan keluarga,” ujar Dominggus.

(Foto: RRI Serui)

Kehadiran Kepala LPP RRI Serui bersama jajaran di Kampung Umani mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Warga mengapresiasi kunjungan tersebut sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap pemenuhan gizi anak melalui program Genting.

Melalui program Genting, kolaborasi antara pemerintah, lembaga, kader Posyandu, keluarga, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam memenuhi kebutuhan gizi anak sekaligus mencegah stunting di Kabupaten Kepulauan Yapen.

Program tersebut juga diharapkan dapat mendorong keluarga untuk lebih aktif memanfaatkan potensi pangan lokal sebagai sumber makanan bergizi bagi anak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....