Pelti Yapen Bangkitkan Kembali Gairah Tenis Lapangan di Serui

  • 16 Agt 2026 16:48 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID,Serui - Pertandingan tenis lapangan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Kepulauan Yapen mendapat respons positif dari masyarakat dan pecinta tenis di Serui. Kegiatan yang digelar Persatuan Lawn Tennis Indonesia (Pelti) Kabupaten Kepulauan Yapen tersebut resmi ditutup di Lapangan Tenis Bulog, Serui, Sabtu 15 Agustus 2026.

Pertandingan ini menjadi momentum untuk kembali menggairahkan olahraga tenis sekaligus mendorong pembinaan atlet di Kabupaten Kepulauan Yapen. Tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa tenis masih memiliki potensi untuk terus berkembang di daerah tersebut.

Wakil Ketua II DPRK Kepulauan Yapen sekaligus Ketua Pelti Kabupaten Kepulauan Yapen, Djorge Diamon Logianto, mengapresiasi antusiasme peserta dan masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut.

“Partisipasi dan antusias masyarakat sangat bagus. Saya memberikan apresiasi kepada seluruh pemain. Pertandingan ini sangat ramai dan menunjukkan bahwa tenis di Serui luar biasa,” ujar Djorge.

Menurut Djorge, pertandingan tenis perlu digelar secara berkelanjutan untuk menjaga keberlangsungan olahraga tersebut di Kepulauan Yapen. Ia menyebut, tenis sempat mengalami penurunan peminat sehingga pembinaan dan kompetisi rutin menjadi penting.

“Pertandingan seperti ini akan kita adakan lagi.Kita tidak ingin tenis di Kabupaten Kepulauan Yapen semakin hilang. Karena itu, pembinaan dan kegiatan pertandingan harus terus dilakukan,” katanya.

Djorge juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua KONI Kabupaten Kepulauan Yapen, Roi Palunga, para sponsor, panitia, pelatih, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan pertandingan tersebut.

Pelatih tennis lapangan (Foto : AF / Serui)

Sementara itu, pelatih tenis lapangan Kabupaten Kepulauan Yapen, Djefri Bernard Tanod, mengatakan perkembangan tenis di Yapen memiliki sejarah panjang. Ia mengaku telah terlibat dalam pembinaan atlet tenis sejak 1992.

Menurut Djefri, pada awal pembinaan terdapat sekitar lima atlet. Mereka kemudian mulai mengikuti berbagai kompetisi, termasuk Pangdam Cup pada 1993 dengan membawa lima atlet.

“Kalau dihitung, saya membina atlet sejak tahun 1992 sampai sekarang. Kami sudah membawa atlet sampai ke tingkat provinsi dan nasional, dan atlet-atlet tersebut masih ada,” jelas Djefri.

Ia mengapresiasi Pelti dan panitia yang telah menyelenggarakan pertandingan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Menurutnya, meski digelar secara sederhana, kegiatan tersebut berlangsung meriah dan mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Djefri juga mengaku senang melihat meningkatnya minat masyarakat terhadap tenis. Setelah sempat meninggalkan Serui selama sekitar enam bulan, ia kembali dan melihat semakin banyak masyarakat yang mulai tertarik bermain tenis.

“Saya sangat senang melihat antusiasme masyarakat. Saat ini pemain tenis sudah sekitar 23 orang, dari pegawai Lapas, kejaksaan dan berbagai kalangan lainnya. Mereka mulai suka bermain tenis dan ada juga atlet-atlet baru,” ungkapnya.

Menurut Djefri, terbentuknya kepengurusan Pelti yang baru menjadi peluang untuk memperkuat pembinaan tenis di Kepulauan Yapen. Ia berharap pembinaan tersebut dapat melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing pada kejuaraan di tingkat yang lebih tinggi.

Ia juga berharap dukungan KONI Kabupaten Kepulauan Yapen terhadap pembinaan olahraga terus ditingkatkan, tidak hanya untuk tenis, tetapi juga seluruh cabang olahraga.

“Harapan kami, terutama kepada KONI, agar ke depan dukungan bisa lebih baik. Bukan hanya tenis, tetapi semua cabang olahraga yang ada agar semakin giat melakukan pembinaan sehingga atlet kita dapat dipersiapkan menghadapi event-event yang lebih tinggi, termasuk PON,” pungkasnya.

Pertandingan tenis tersebut mempertandingkan beberapa kelompok, yakni kelompok prestasi, penyegaran, putri, dan junior.

Berikut para peserta yang meraih juara:

Kelompok Prestasi

• Juara I: Jendri Tanod dan Jefri Tanod

• Juara II: Esau Auparai dan Aldeo

• Juara III: Martinus Worumi dan Yordan Wiawari

Kelompok Penyegaran

• Juara I: Rian Hendrik dan Jendri Tanod

• Juara II: Martinus Worumi dan Kalif Kusuma

• Juara III: Djorge Diamon Logianto dan Ardi

Kelompok Putri

• Juara I: Clara Claudia Katonde dan Juliani Friani Ivana Tanod

• Juara II: Nuril dan Amelia Seba

• Juara III: Utari Pakiding dan Irma Ta'gan

• Juara IV: Aniati Seba dan Baharia

Kelompok Junior

• Juara I: Iqbal Rerei

• Juara II: Kenzo Tanod

• Juara III: Jello

• Juara IV: Ziden

Pertandingan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun kembali gairah tenis di Kepulauan Yapen melalui kompetisi rutin, pembinaan atlet muda, serta dukungan berbagai pihak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....