BPS Yapen Petakan Potensi Ekonomi Masyarakat Melalui Sensus Ekonomi 2026

  • 14 Agt 2026 07:24 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID, Serui - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kepulauan Yapen memanfaatkan Sensus Ekonomi 2026 untuk memetakan aktivitas usaha sekaligus potensi ekonomi masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Yapen.

Ketua Tim Administrasi, Humas dan Manajemen Risiko SE2026 BPS Kepulauan Yapen, Acmad Nur Cholik, mengatakan Sensus Ekonomi 2026 merupakan program nasional untuk menghasilkan data ekonomi yang akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan.

“Tujuannya untuk memetakan kegiatan perekonomian di Kabupaten Kepulauan Yapen, termasuk usaha-usaha yang ada di masyarakat. Data ini menjadi dasar perencanaan bagi stakeholder,” ujar Acmad dalam Dialog Gerakan Membangun Papua Siaran Berjaringan Korwil 1, Kamis 13 Agustus 2026.

Menurutnya, pendataan juga diarahkan untuk mengidentifikasi sektor-sektor ekonomi yang memiliki potensi menjadi unggulan daerah. Informasi tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah menyusun kebijakan yang lebih tepat, termasuk dalam mendorong pengembangan dan hilirisasi sektor ekonomi.

Acmad menjelaskan, seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Yapen menjadi sasaran Sensus Ekonomi 2026. Pelaksanaan pendataan menyesuaikan karakteristik wilayah, baik kawasan perkotaan maupun perdesaan.

Persiapan sensus telah dilakukan sejak 2025. BPS juga melaksanakan ground check untuk memperoleh gambaran awal mengenai aktivitas ekonomi masyarakat sebelum pendataan lapangan dimulai.

“Pelaksanaan lapangan berlangsung 31 Agustus 2026,” katanya.

Untuk mendukung pelaksanaan pendataan, BPS telah menyiapkan peta wilayah dan daftar sasaran sebagai acuan petugas di lapangan. Sosialisasi juga dilakukan melalui pemerintah daerah dan jajaran pemerintahan hingga tingkat kampung.

Sementara itu, Ketua Tim Garda SE2026 BPS Kepulauan Yapen, Hamdan Herman, mengatakan Tim Garda berperan memastikan pelaksanaan pendataan berjalan sesuai jadwal, wilayah kerja, serta prosedur yang telah ditetapkan.

Menurut Hamdan, pengawasan di lapangan menjadi bagian penting untuk memastikan proses pendataan berjalan tertib dan menghasilkan data ekonomi yang dapat dipertanggungjawabkan.

BPS mengajak masyarakat dan pelaku usaha di Kepulauan Yapen memberikan informasi yang benar kepada petugas agar Sensus Ekonomi 2026 dapat menghasilkan gambaran kondisi ekonomi daerah secara lebih akurat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....