BPBD Yapen Siagakan Peralatan dan Logistik Hadapi Bencana
- 12 Agt 2026 06:08 WIB
- Serui
RRI.CO.ID, Serui - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Yapen menyiapkan kebutuhan peralatan dan logistik untuk mendukung penanganan berbagai bencana, terutama banjir dan banjir bandang yang paling sering terjadi dalam lima tahun terakhir.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Yapen, Melanthon M. Numberi, SKM, mengatakan selain banjir dan banjir bandang, bencana yang juga sering terjadi adalah tanah longsor, angin kencang atau puting beliung, gempa bumi, serta abrasi dan gelombang laut.
“Berdasarkan data lima tahun terakhir, bencana yang paling sering terjadi adalah banjir dan banjir bandang. Setelah itu tanah longsor, angin kencang atau puting beliung, gempa bumi, serta abrasi dan gelombang laut,” ujar Melanthon dalam Dialog Kentongan RRI Serui, Selasa 11 Agustus 2026.
Menurutnya, kondisi topografi menjadi salah satu faktor yang membuat Serui rentan terhadap banjir. Kota Serui berada di kawasan cekungan dan dikelilingi perbukitan, sehingga aliran air dari wilayah tinggi mengarah ke kawasan kota. Kondisi tersebut diperparah dengan kapasitas drainase yang terbatas.
“Serui ini berada di cekungan dan dikelilingi bukit, sehingga air dari bukit langsung turun ke kota,” katanya.
Untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, BPBD rutin melakukan sosialisasi di kampung-kampung rawan bencana, sekolah, gereja dan pasar. Informasi kebencanaan juga disampaikan melalui media sosial serta koordinasi bersama pemerintah kampung, relawan dan lintas OPD.
Dalam pemenuhan peralatan, BPBD mengacu pada Permendagri Nomor 101 Tahun 2018. Peralatan yang diperlukan antara lain perahu karet dan mesin, pelampung, tenda pengungsi, dapur lapangan, pompa air, lampu sorot dan genset.
Penanganan tanah longsor dilakukan melalui koordinasi lintas sektor, termasuk dengan Dinas PUPR dalam pemanfaatan alat berat untuk membuka akses yang terdampak.
“BPBD memiliki fungsi koordinasi, pelaksana dan komando. Karena itu, penanganan bencana membutuhkan kerja sama lintas sektor,” tegasnya.
BPBD Yapen mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di kawasan rawan bencana, meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti informasi resmi kebencanaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....