STKIP PGRI Papua Hidupkan Kembali Perpustakaan Kampung Rambai

  • 08 Agt 2026 14:41 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID Serui : Program Studi Pendidikan Biologi STKIP PGRI Papua Serui menghidupkan kembali Perpustakaan Kampung Rambai, Kabupaten Kepulauan Yapen, yang selama kurang lebih tiga tahun tidak aktif.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan secara berkelanjutan setiap semester, dengan menyesuaikan kebutuhan dan permasalahan masyarakat.

Mahasiswa STKIP PGRI Papua saat melakukan pemnersihan dan penataan kembali buku (Foto: Humas PGRI)

Optimalisasi perpustakaan diawali dengan pembersihan dan penataan ruang baca, penataan buku, pemasangan media informasi, serta penyediaan berbagai media pembelajaran.

Tim juga memberikan bantuan berupa dua rak buku, satu lemari, pamflet Perpustakaan Kampung Rambai dan Biology Corner, serta sejumlah alat dan media pembelajaran kreatif.

Ketua Tim Penelitian, Yenniwati Sinaga, M.Pd., mengatakan perpustakaan diharapkan tidak hanya menjadi tempat menyimpan buku, tetapi dapat berfungsi sebagai ruang belajar dan pusat literasi masyarakat.M

“Kami tidak ingin perpustakaan ini hanya menjadi ruangan yang penuh buku, tetapi menjadi ruang yang penuh kehidupan, tempat anak-anak menemukan pengetahuan, berani bermimpi, dan mengenal potensi lingkungan mereka sendiri,” ujar Yenniwati.

Para siswa memanfaatkan waktu luang untuk membaca di perpustakaan (Foto: Humas PGRI)

Sementara itu, Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat, Susanti Fakaubun, M.Pd., mengatakan kegiatan akan dilanjutkan dengan pendampingan literasi bagi anak-anak dan masyarakat melalui kegiatan membaca, literasi sains, permainan edukatif, serta pemanfaatan media pembelajaran berbasis lingkungan dan potensi lokal.

Kepala Kampung Rambai, Petrus Abaa, menyampaikan terima kasih kepada STKIP PGRI Papua atas bantuan dan perhatian yang diberikan untuk memperbaiki serta mengaktifkan kembali perpustakaan kampung.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan perbaikan perpustakaan ini. Bantuan berupa rak buku tambahan, lemari, dan berbagai media pembelajaran sangat membantu. Anak-anak sekarang tidak hanya belajar melalui buku, tetapi juga menggunakan media pembelajaran kreatif yang membuat mereka lebih semangat untuk belajar,” kata Petrus.

Menurut Petrus, keberadaan berbagai media pembelajaran tersebut memberikan suasana baru bagi anak-anak di Kampung Rambai dan diharapkan dapat meningkatkan minat mereka untuk datang dan belajar di perpustakaan.

Kegiatan ini melibatkan dosen Program Studi Pendidikan Biologi STKIP PGRI Papua, yakni Yenniwati Sinaga, M.Pd., Susanti Fakaubun, M.Pd., Muhamad Imron, M.Pd., Dwi Yarmalinda, M.Pd., Yusuf K. Numberi, M.Si., dan Roy Marthen Rahanra, M.Si., bersama mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi.

Dosen STKIP PGRI Papua dan Mahasiswa Prodi Biologi serta para siswa (Foto: Humas PGRI)

STKIP PGRI Papua juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kampung Rambai, pengelola perpustakaan, dan seluruh masyarakat yang telah mendukung pengaktifan kembali perpustakaan tersebut.

Kolaborasi antara kampus dan masyarakat diharapkan dapat terus berlanjut sehingga Perpustakaan Kampung Rambai menjadi pusat literasi yang aktif, nyaman, kreatif, dan berkelanjutan bagi anak-anak maupun masyarakat setempat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....