Tim Gabungan Jemput Saksi Laka Laut Kali Otodemo Terpencil Waropen

  • 28 Jul 2026 05:59 WIB
  •  Serui
Poin Utama
  • Tim Gabungan Polres Waropen menempuh perjalanan darat sejauh 80 kilometer untuk mengkonfirmasi keterangan saksi dalam penyelidikan kecelakaan laut speed boat di Kali Otodemo pada 27 Juli 2026.
  • Perjalanan dengan medan ekstrem merupakan bagian dari upaya penyidik untuk melengkapi alat bukti dan menyusun kronologi insiden kecelakaan laut yang mendapat perhatian masyarakat.
  • Penyelidikan ini melibatkan kolaborasi antara Tim Gabungan Polres Waropen dan komunitas lokal Trabas Waropen Lumpur Club untuk mengungkap detail peristiwa kecelakaan.

RRI.CO.ID, Waropen – Tim gabungan Polres Waropen bersama komunitas Trabas Waropen Lumpur Club (WLC) menempuh perjalanan darat sejauh 80 kilometer untuk menghadirkan sekaligus mengonfirmasi keterangan saksi korban dalam penyelidikan kecelakaan laut yang melibatkan satu unit speed boat di kawasan Kali Otodemo, Senin 27 Juli 2026.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya penyidik melengkapi alat bukti dan menyusun kronologi secara utuh terkait insiden laka laut yang menyita perhatian masyarakat di Kabupaten Waropen. Medan yang berat tidak menyurutkan semangat tim untuk memastikan proses penyelidikan berjalan maksimal.

Wakapolres Waropen Kompol Dr. Jerry Koagouw, S.H., M.H., melalui Kanit Opsnal Satresnarkoba Polres Waropen Aipda Melkianus M. D. Tuanaen, S.H., mengatakan pemanggilan saksi dilakukan secara langsung karena saksi berdomisili di kawasan pedalaman yang sulit di jangkau kendaraan biasa.

Perjalanan menuju lokasi saksi memerlukan waktu berjam-jam dengan kondisi jalan berlumpur, tanjakan terjal, serta perbukitan yang hanya dapat dilalui kendaraan trail. Karena itu, Polres Waropen mengandeng komunitas Trabas WLC yang berpengalaman melintasi medan ekstrem tersebut.

"Akses menuju lokasi cukup menantang dan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat biasa. Karena itu kami bekerja sama dengan rekan-rekan Trabas WLC agar dapat menjangkau saksi korban secara cepat dan aman".ujar Aipda Melkianus.

Tim gabungan menempuh perjalanan sekitar 80 kilometer dari Kota Waren menuju wilayah pedalaman tempat saksi berada. Kehadiran penyidik secara langsung diharapkan, dapat mempercepat proses pemeriksaan sekaligus memastikan seluruh informasi yang diperoleh sesuai dengan fakta di lapangan.

Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik berhasil menghimpun sejumlah keterangan penting dari saksi korban mengenai detik-detik terjadinya kecelakaan speed boat di Kali Otodemo. Keterangan tersebut akan menjadi bagian dari bahan penyelidikan untuk menyusun kronologi lengkap penyebab insiden.

"Penyelidikan dilakukan secara profesional, transparan, dan menyeluruh. Seluruh saksi yang mengetahui peristiwa akan dimintai keterangan guna memperoleh gambaran utuh mengenai penyebab kecelakaan laut tersebut,"jelasnya.

Keterlibatan komunitas Trabas WLC dinilai menjadi wujud sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam mendukung penegakan hukum, khususnya di wilayah yang memiliki keterbatasan akses transportasi darat.

"Langkah cepat tim gabungan mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Warga menilai komitmen Polres Waropen yang menggandeng komunitas lokal menunjukkan keseriusan aparat, dalam memberikan pelayanan hingga ke pelosok sekaligus mengusut tuntas peristiwa laka laut speed boat di Kali Otodemo,"ucapnya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....