Bupati Yapen Pastikan Bantuan Pangan Tersalur Tepat Sasaran

  • 17 Jun 2026 10:59 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID, Serui - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen terus mengawal penyaluran bantuan pangan dari pemerintah pusat kepada masyarakat. Penyaluran bantuan berupa beras dan minyak goreng tersebut berlangsung di Kelurahan Serui Kota dan Kelurahan Tarau, Senin 15 Juni 2026.

Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy S.E., M.Si., hadir langsung dalam kegiatan tersebut untuk memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang berhak. Bantuan yang disalurkan merupakan alokasi untuk bulan Februari dan Maret 2026.

Baca Juga: Bupati Yapen Resmikan dan Tahbiskan Gedung Baru GKI Eben Haezer Warari

Dalam program tersebut, setiap keluarga penerima manfaat memperoleh 20 kilogram beras dan dua liter minyak goreng. Jumlah tersebut merupakan akumulasi bantuan selama dua bulan, dengan rincian 10 kilogram beras dan satu liter minyak goreng setiap bulan.

Benyamin mengatakan kehadirannya bertujuan memastikan seluruh bantuan dapat tersalurkan dengan baik hingga ke tangan masyarakat. “Saya ingin memastikan bantuan ini tersalur dengan baik kepada masyarakat dan tidak terputus di tengah jalan,” ujarnya.

Ia menegaskan kepala distrik, lurah, dan kepala kampung memiliki tanggung jawab untuk mengamankan proses distribusi bantuan. Menurutnya, pengawasan yang baik akan menjamin bantuan sampai kepada penerima yang berhak.

“Penerima manfaat harus hadir untuk mendapatkan bantuan pangan dari pemerintah pusat sehingga penyalurannya tepat sasaran,” kata Benyamin. Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setelah tersalurkan dengan baik.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Yapen, Jefry Max Manderi S.E., menjelaskan jumlah penerima bantuan di Kelurahan Serui Kota mencapai 1.108 orang. Adapun di Kelurahan Tarau terdapat 801 penerima bantuan pangan.

Menurut Jefry, secara keseluruhan jumlah penerima bantuan pangan tahap pertama di Kabupaten Kepulauan Yapen mencapai 15.702 orang. Penyaluran di sejumlah wilayah sempat mengalami penyesuaian akibat keterlambatan pasokan minyak goreng dari pabrik.

“Karena distribusi minyak goreng yang tersisa baru tiba pada 8 Juni, maka penyaluran di Distrik Yapen Selatan dan Anotaurei kami geser menyesuaikan kondisi lapangan,” ujarnya. Ia memastikan seluruh wilayah terluar sebelumnya telah lebih dahulu menerima bantuan.

“Dengan adanya bantuan ini diharapkan mampu menambah persediaan pangan keluarga prasejahtera yang menerima manfaat,” kata Jefry. Ia menambahkan, apabila terdapat penerima yang telah pindah atau meninggal dunia, bantuan dapat dialihkan kepada perempuan kepala keluarga, penyandang disabilitas, atau warga lain yang dinilai layak berdasarkan rekomendasi pemerintah kampung dan kelurahan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....