Bulog Serui Gelontorkan Beras SPHP Percepat Penyaluran Bantuan Pangan

  • 11 Jun 2026 18:08 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID, Serui - Perum Bulog Kantor Cabang Serui terus memperkuat upaya stabilisasi pangan melalui percepatan penyaluran bantuan pangan beras dan penggelontoran beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).Rabu 10 Juni 2026.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketersediaan pasokan sekaligus memastikan harga beras tetap terjangkau bagi masyarakat di Kabupaten Kepulauan Yapen.

Pimpinan Cabang Perum Bulog Kantor Cabang Serui, Firmansyah, mengatakan pemerintah telah menyiapkan berbagai instrumen untuk mengantisipasi dinamika harga beras di sejumlah daerah. Salah satu langkah yang saat ini dijalankan adalah mempercepat distribusi bantuan pangan dan mengoptimalkan penyaluran beras SPHP ke pasar-pasar rakyat.

"Hingga awal Juni 2026, stok beras yang dikelola Bulog Serui mencapai sekitar 1.004 ton. Jumlah tersebut sangat memadai untuk memenuhi kebutuhan program bantuan pangan, SPHP, serta berbagai intervensi pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di Kabupaten Kepulauan Yapen," ujar Firmansyah.

bulog melakukan pemeriksaan di pasar aroro iroro Serui (Foto :Bulog Serui)

Ia menjelaskan, hingga 6 Juni 2026 realisasi penyaluran bantuan pangan beras telah mencapai 46 persen atau sebanyak 143.480 kilogram yang telah diterima oleh 7.174 Penerima Bantuan Pangan (PBP). Pemerintah menargetkan seluruh bantuan pangan dapat tersalurkan hingga akhir Juni 2026.

Menurutnya, percepatan penyaluran bantuan pangan tersebut diyakini dapat memperkuat daya beli masyarakat sekaligus membantu meredam tekanan kenaikan harga beras di tingkat konsumen.

Selain bantuan pangan, Bulog Serui juga terus mengoptimalkan distribusi beras SPHP. Hingga saat ini, sebanyak 392.725 kilogram beras SPHP telah disalurkan melalui berbagai saluran distribusi resmi, seperti pasar tradisional, kios pangan, Gerakan Pangan Murah (GPM), serta jaringan pengecer yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.

"Beras SPHP merupakan instrumen strategis pemerintah untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh beras dengan harga yang terjangkau. Karena itu, penyalurannya terus kami percepat, perluas, dan pantau agar manfaatnya dapat dirasakan secara tepat dan merata," kata Firmansyah.

Pemerintah menilai kombinasi antara penyaluran bantuan pangan dan distribusi beras SPHP merupakan langkah efektif dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga di pasar. Dengan ketersediaan stok yang kuat serta jaringan distribusi yang luas, masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir terhadap kecukupan pasokan beras.

Bulog juga memastikan seluruh Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola saat ini berada dalam kondisi aman dan siap digunakan sewaktu-waktu untuk mendukung kebijakan stabilisasi pangan nasional.

"Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang karena stok beras dalam kondisi sangat mencukupi. Bulog bersama Badan Pangan Nasional dan seluruh pemangku kepentingan akan terus bekerja memastikan harga beras tetap stabil dan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi," tutup Firmansyah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....