Penamatan TK Muslimat NU Serui Tampilkan Kemampuan Anak

  • 04 Jun 2026 06:56 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID, Serui - Penamatan Kelompok B dan Playgroup Siti Aminah TK Muslimat NU Serui berlangsung meriah di Auditorium RRI Serui, Rabu 3 Juni 2026. Kegiatan tersebut dirangkai dengan penampilan berbagai kemampuan dan hasil pembelajaran anak selama mengikuti pendidikan di sekolah, dan dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Yapen.

Kepala TK Muslimat NU Serui, Nonce Senen S.Pd., M.M.Pd., mengatakan seluruh penampilan yang disajikan merupakan implementasi pembelajaran berdasarkan Kurikulum Merdeka. Atraksi yang ditampilkan melibatkan peserta didik dari kelompok bermain, Kelompok A, hingga Kelompok B.

Baca Juga: Babinsa Warbah Dampingi Penyaluran Pelayanan Kasih Jemaat GKI Betania Waren

Dalam bidang seni, anak-anak menampilkan gerak dan lagu serta berbagai tarian yang telah dipelajari selama berada di sekolah. Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari orang tua dan tamu undangan yang hadir dalam acara penamatan.

Selain seni, peserta didik juga menunjukkan kemampuan di bidang moral dan agama melalui pembacaan surat-surat pendek, hadits, serta doa sehari-hari. Anak-anak juga menampilkan kemampuan membaca Al-Qur'an beserta terjemahannya di hadapan para hadirin.

Baca Juga: TK Darussalam Serui Gelar Penamatan Peserta Didik Kelompok B

Nonce Senen mengatakan kemampuan literasi peserta didik menjadi salah satu capaian yang membanggakan bagi pihak sekolah. “Sekitar 80 persen anak-anak kami sudah sangat lancar membaca dan siap untuk memasuki jenjang Sekolah Dasar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, khusus untuk Kelompok B, anak-anak juga menampilkan kemampuan fisik motorik melalui berbagai gerakan yang menunjukkan kelincahan dan koordinasi tubuh. Menurutnya, kemampuan tersebut merupakan bagian dari pembelajaran yang rutin diberikan di sekolah.

“Masih ada kemampuan lain seperti matematika, sains, teknologi, dan kognitif yang tidak dapat kami tampilkan pada kegiatan ini, tetapi semuanya terus dikembangkan dalam proses belajar mengajar,” katanya. Selain itu, sekolah juga berupaya membentuk karakter anak agar mampu menghargai sesama dan mengendalikan diri dalam berbagai situasi.

Nonce menambahkan pengembangan jati diri menjadi salah satu fokus utama pendidikan anak usia dini di sekolah tersebut. “Yang utama adalah bagaimana anak mampu percaya diri tampil di depan umum, memiliki jiwa kepemimpinan, keberanian, disiplin, dan bangga terhadap pencapaian yang sudah mereka raih selama belajar di sekolah,” tuturnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....