Gubernur Papua Panen Padi Perdana Dorong Yapen Jadi Lumbung Pangan

  • 19 Mei 2026 16:44 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID, Serui - Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri melakukan panen padi perdana di Kampung Wabuayar, Kabupaten Kepulauan Yapen, Selasa 19 Mei 2026. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen dan para petani yang dinilai berhasil mendukung program swasembada pangan lokal di Tanah Papua.

Menurut Fakhiri, Kepulauan Yapen memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu daerah penyangga ketahanan pangan di Papua, khususnya dalam sektor produksi beras.

“Saya bersyukur Yapen sangat luar biasa. Terima kasih kepada Bapak Bupati Kepulauan Yapen bersama seluruh jajaran yang telah membantu Pemerintah Provinsi Papua dalam rangka swasembada pangan lokal. Kami berikhtiar menjadikan Papua sebagai lumbung pangan, khususnya dari sektor beras,” ujar Fakhiri

Ia menjelaskan, hasil panen padi di wilayah tersebut memiliki kualitas yang baik dan cukup tahan terhadap hama. Namun, peralatan pertanian yang digunakan masyarakat masih tergolong manual sehingga perlu dukungan sarana modern untuk meningkatkan produksi.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Papua berencana mengirimkan bantuan alat pengolahan padi menjadi beras dalam waktu dekat.

“Tadi kami lihat alatnya masih manual, sehingga bulan ini kami akan kirim alat pengolahan padi menjadi beras langsung. Saya juga meminta agar beras dari Wabuayar diberi label atau nama khas Kampung Wabuayar, Kabupaten Kepulauan Yapen, supaya menjadi merek resmi yang memiliki nilai jual,” katanya.

panen padi perdana (Foto: RRI/Serui)

Selain bantuan alat, Fakhiri juga menekankan pentingnya kerja sama antar kelompok tani dalam memanfaatkan fasilitas pertanian secara bersama-sama. Menurutnya, semangat gotong royong menjadi kunci keberlanjutan pengembangan pertanian di Yapen.

Ia juga mendorong agar koperasi di Kampung Wabuayar kembali diaktifkan untuk membantu pengelolaan hasil produksi pertanian masyarakat.

“Koperasi harus dihidupkan agar masyarakat yang datang menggiling atau menitipkan beras bisa membayar jasa pengolahan sehingga perputaran ekonomi koperasi berjalan. Jangan selalu bergantung kepada pemerintah,” ujarnya.

Fakhiri mengakui efisiensi anggaran pemerintah saat ini menjadi tantangan dalam memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat. Karena itu, ia berharap masyarakat dapat membangun kemandirian ekonomi melalui sektor pertanian dan koperasi.

“Kalau mata rantai produksi berjalan baik, mudah-mudahan koperasi bisa hidup dan para petani dari setiap kelompok tani dapat mandiri,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Papua juga menyinggung kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Kepulauan Yapen yang sering mengalami longsor dan kerusakan akibat cuaca ekstrem. Pemerintah Provinsi Papua, kata dia, akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten untuk menangani ruas jalan sesuai kewenangan masing-masing.

“Untuk ruas jalan provinsi dan kabupaten ini mengisyaratkan bahwa kita harus saling menopang. Mana yang menjadi kewenangan provinsi akan kami perbaiki, dan yang tidak mampu ditangani kabupaten maka pemerintah di atasnya memiliki kewajiban membantu menyelesaikan,” tegasnya.

Fakhiri menegaskan bahwa Kabupaten Kepulauan Yapen memiliki arti penting bagi dirinya sehingga Pemerintah Provinsi Papua akan terus memberikan perhatian terhadap pembangunan daerah tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....