Jembatan Putus Sasawa dan Bandara Kamanap Jadi Fokus Pembangunan Provinsi
- 21 Mei 2026 06:55 WIB
- Serui
RRI.CO.ID, Serui - Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri melakukan peninjauan sejumlah infrastruktur di Kabupaten Kepulauan Yapen, Rabu, 20 Mei 2026. Peninjauan tersebut meliputi ruas jalan Serui–Ansus, jembatan putus di Sasawa, hingga Bandara Stevanus Rumbewas Kamanap.
Dalam kunjungan tersebut, gubernur menyoroti kondisi akses transportasi yang sangat penting bagi aktivitas masyarakat di wilayah kepulauan. Menurutnya, kondisi cuaca ekstrem dengan gelombang tinggi sering menghambat mobilitas masyarakat menuju Serui.

Baca Juga: Gubernur Papua Serahkan Bantuan Hewan Qurban untuk Masjid Muhajirin Yapen
“Pada bulan Oktober sampai Februari ombak di wilayah sini bisa mencapai empat sampai lima meter sehingga aktivitas masyarakat sering terganggu,” ujarnya. Karena itu, Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen melakukan perbaikan jalan dan jembatan guna mendukung kelancaran aktivitas masyarakat.
Fakhiri menjelaskan, sejumlah jembatan kayu di ruas jalan tersebut dinilai sudah perlu diperbaiki agar rantai distribusi ekonomi masyarakat tidak terhambat. Ia menilai infrastruktur yang baik sangat penting untuk mendukung sektor perikanan, pertanian, dan aktivitas ekonomi kampung.

Baca Juga: Gubernur Papua Tinjau Puskesmas Menawi, Serap Aspirasi Masyarakat Yapen
Selain meninjau jalan dan jembatan, gubernur juga melihat langsung kondisi Bandara Stevanus Rumbewas Kamanap. Ia menyebut, bandara tersebut memiliki panjang landasan sekitar 1,6 kilometer, namun sebagian mengalami kerusakan akibat gempa.
“Pemerintah provinsi akan membantu penambahan landasan sekitar 250 meter supaya pesawat ATR 72 bisa mendarat di sini,” katanya. Menurutnya, peningkatan kapasitas bandara penting untuk mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi wilayah Yapen.

Baca Juga: Lapas Serui Gelar Peringatan Harkitnas, Soroti Kedaulatan Digital
Fakhiri menambahkan, keberadaan bandara yang memadai akan mempercepat distribusi hasil perikanan dan kebutuhan masyarakat ke luar daerah. Selain itu, akses transportasi udara juga dinilai penting untuk mendukung pelayanan kesehatan darurat ke daerah lain seperti Biak.
“Kami berharap bandara ini bisa menjadi sentral perekonomian sehingga masyarakat lebih mudah bepergian dan distribusi hasil produksi berjalan lancar,” ucap Matius Fakhiri. Ia menegaskan, peninjauan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Papua dalam mendorong pembangunan di seluruh kabupaten/kota.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....