Polairud Waropen Selamatkan Nelayan Hanyut di Rasawa

  • 03 Mei 2026 13:21 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID, Waropen – Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Polres Waropen berhasil menyelamatkan seorang nelayan yang hanyut di perairan laut Kampung Rasawa, Kamis 30 April 2026 malam. Kasat Polairud Polres Waropen, AKP Elthon Jack Rumbiak, kepada RRI pada 1 Mei 2026 menjelaskan bahwa kejadian tersebut bermula dari laporan darurat yang diterimanya sekitar pukul 19.00 WIT.

“Setelah menerima laporan melalui telepon, saya langsung melaporkan kepada pimpinan dan segera menyiapkan personel serta sarana pendukung untuk operasi penyelamatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, tim juga menyiapkan speed boat beserta bahan bakar minyak (BBM) guna mempercepat proses evakuasi, mengingat korban berada di tengah laut. Sekitar pukul 19.30 WIT, Kasat Polairud bersama KBO dan tiga anggota komunitas speed boat Kali Sanggei bergerak menuju lokasi kejadian.

Total lima personel terlibat langsung dalam operasi tersebut. Tim dipimpin langsung oleh AKP Elthon Jack Rumbiak, didampingi IPDA Felex Kafiar selaku KBO Polairud, serta tiga anggota komunitas speed boat.

“Tim bergerak cepat menuju lokasi korban dengan harapan dapat segera memberikan pertolongan,” tambahnya.

Sekitar pukul 21.00 WIT, tim tiba di tempat kejadian perkara (TKP) dan berhasil menemukan korban dalam kondisi selamat. Korban diketahui bernama Luis Aibini, yang saat itu seorang diri berada di atas speed boat miliknya.

Berdasarkan kronologis, korban sebelumnya pergi memancing di perairan sekitar Somyangga dan Rasawa. Namun, dua unit mesin 15 PK yang digunakan mengalami kerusakan dan tidak dapat dihidupkan kembali.

Akibatnya, korban sempat berupaya memperbaiki mesin, namun tidak berhasil. Sekitar pukul 16.00 WIT, korban mencoba berenang sambil menarik speed boat ke arah pesisir Kampung Rasawa untuk mencari sinyal komunikasi.

Upaya tersebut akhirnya berhasil. Pada pukul 19.00 WIT, korban dapat menghubungi Kasat Polairud dan menyampaikan posisi keberadaannya, yang kemudian menjadi dasar tim dalam melakukan pencarian.

Dalam operasi tersebut, tim tidak hanya menyelamatkan korban, tetapi juga membantu dengan meminjamkan satu unit mesin 15 PK untuk dipasang pada speed boat korban.

“Setelah evakuasi, tim bersama korban kembali dari TKP pukul 21.30 WIT dan tiba di Kali Sanggei sekitar pukul 23.00 WIT dalam keadaan aman dan terkendali,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....