DPRK Waropen Kunjungi Warga Terdampak Banjir Distrik Oudate

  • 20 Mar 2026 11:15 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID, Waropen - Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Waropen melaksanakan kunjungan kerja ke Distrik Oudate, guna meninjau langsung kondisi masyarakat yang terdampak banjir. Banjir tersebut terjadi akibat cuaca buruk yang melanda wilayah Waropen sejak awal bulan Maret hingga saat ini.

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRK Waropen, Yeneke S.K. Dippan, S.Sos, bersama pimpinan dan anggota dewan lainnya. Mereka turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi riil masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan mendesak warga dapat segera ditangani, Kamis 29 maret 2026.

"Ketua DPRK Waropen Yeneke. S. K.Dippan menyampaikan, kunjungan difokuskan pada dua kampung terdampak parah, yakni Kampung Baino Jaya SP 4 dan Kampung Roambak SP 7 di Distrik Oudate. Kedua wilayah tersebut mengalami dampak signifikan akibat banjir yang melanda.

Selain melakukan peninjauan, DPRK Waropen juga menyalurkan bantuan sukarela dari pimpinan dan anggota dewan kepada masyarakat terdampak. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga yang tengah menghadapi kesulitan akibat bencana banjir.

DPRK Waropen berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan digunakan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Mereka juga menekankan pentingnya perhatian serius dari pemerintah daerah dalam menangani bencana banjir yang terus berulang.

Lebih lanjut, DPRK meminta adanya respon cepat dari pemerintah daerah untuk mencari solusi jangka panjang dalam mengatasi banjir di Distrik Oudate. Pasalnya, bencana ini tidak hanya merusak pemukiman warga, tetapi juga berdampak pada sektor pertanian.

Akibat banjir tersebut, banyak lahan pertanian warga mengalami kerusakan hingga gagal panen. Kondisi ini tentu berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat di Kampung Baino Jaya SP 4 dan Kampung Roambak SP 7 yang mayoritas bergantung pada hasil pertanian.

"Sementara itu salah satu warga Kampung Baino Jaya yang tidak menyembutkan namanya mengungkapkan, bahwa banjir kerap terjadi setiap tahun, bahkan bisa mencapai satu hingga tiga kali. Masyarakat berharap adanya solusi konkret dari pemerintah agar kejadian serupa tidak terus berulang, serta menyampaikan apresiasi kepada DPRK Waropen atas kepedulian dan bantuan yang telah diberikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....