Pendapatan Penjualan Ikan Kering Beromzet Tinggi

  • 28 Jan 2026 15:01 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID, Serui – Pendapatan penjualan ikan kering di Kabupaten Kepulauan Yapen menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Hal ini dirasakan langsung oleh Iwan Jumakking, nelayan sekaligus pengelola pemasaran ikan kering di wilayah tersebut.

Iwan Jumakking mengatakan, penjualan ikan kering mampu memberikan omset yang lebih tinggi dibandingkan penjualan ikan segar. “Kalau ikan kering, pendapatan jauh lebih meningkat. Omsetnya lebih besar karena bisa tahan lama dan mudah dipasarkan,” ujar Iwan

Menurutnya, harga ikan kering saat ini berkisar Rp80 ribu per kilogram, tergantung jenis dan kualitas ikan. Dalam satu kali pemasaran, ia bisa menjual beberapa kilogram ikan kering ke masyarakat maupun pembeli dari luar daerah.

Namun demikian, Iwan mengungkapkan masih ada kendala yang dihadapi dalam proses produksi, terutama saat cuaca ekstrem. “Kalau hujan terus, proses pengeringan tidak bisa dilakukan. Itu sangat berpengaruh terhadap jumlah produksi,” jelasnya.

Ia menambahkan, proses pengeringan ikan masih dilakukan secara sederhana dengan memanfaatkan panas matahari. Oleh karena itu, dirinya berharap adanya perhatian dan dukungan dari dinas terkait. “Kami berharap ada bantuan atau teknologi pengeringan yang lebih modern supaya produksi tetap berjalan meski cuaca tidak mendukung,” harap Iwan.

Dengan meningkatnya permintaan ikan kering, pelaku usaha berharap sektor ini dapat terus dikembangkan sebagai salah satu sumber peningkatan ekonomi masyarakat pesisir di Kepulauan Yapen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....