SPBU Nelayan Pastikan Layanan BBM Bersubsidi bagi Nelayan

  • 23 Jan 2026 06:44 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID. Serui - PT Abori Mandiri Perkasa yang dikenal sebagai SPBU Nelayan di Kampung Serui Laut, Distrik Yapen Selatan, Kabupaten Kepulauan Yapen, menegaskan komitmennya dalam melayani pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite bagi nelayan. Harga Pertalite tetap dijual sesuai ketentuan pemerintah, yakni Rp10.000 per liter, dan dipastikan tidak mengalami kenaikan.

Hal tersebut dibenarkan oleh Admin Legal SPBU Nelayan, Jhon Saroi, menanggapi informasi yang beredar bahwa nelayan membeli BBM dengan harga Rp13.000 per liter. Jhon menegaskan bahwa apabila terdapat nelayan yang membeli Pertalite di atas harga Rp10.000 per liter, maka BBM tersebut dipastikan dibeli di luar SPBU Nelayan.

“Mengenai harga, ini kan BBM subsidi pemerintah dan sudah ditetapkan Rp10.000 per liter. Kami tidak bisa menaikkan harga karena kami dipantau dan diawasi oleh pemerintah dan dinas terkait, Kementerian Kelautan, bahkan Pertamina. Setiap hari kami juga mengirimkan laporan." ujar Jhon Saroi, Jumat, 23 Januari 2026.

Jhon menjelaskan bahwa kuota BBM Pertalite bagi nelayan di Yapen telah diatur sesuai ketentuan, baik dari segi harga maupun peruntukannya. Ia menekankan agar para nelayan di wilayah Yapen melakukan pengisian BBM di SPBU resmi yang telah disediakan, sehingga dapat memperoleh harga yang terjangkau.

“Kuota untuk nelayan ini sudah tersedia dan BBM ini bersubsidi. Karena itu kami mengimbau agar nelayan mengisi BBM di SPBU resmi, jangan di luar SPBU, apalagi di pengecer. Inilah yang menyebabkan harga menjadi tidak sesuai ketentuan,” kata Jhon.

Ia juga menegaskan bahwa apabila nelayan membeli BBM di luar SPBU Nelayan, maka harga yang lebih tinggi tersebut bukan menjadi tanggung jawab SPBU Nelayan.

Kehadiran SPBU Nelayan melalui PT Abori Mandiri Perkasa tidak hanya membantu menekan biaya operasional nelayan, tetapi juga memastikan pembelian BBM dilakukan sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah, sehingga nelayan tidak lagi bergantung pada pengecer dengan harga yang lebih mahal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....