BPBD Waropen Menggelar Tiga Kegiatan Strategis Kesiapsiagaan Bencana

  • 30 Okt 2025 20:07 WIB
  •  Serui

KBRN, Waropen: Berlangsung di Gedung serba guna Hotel Alfanso Widuri Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Waropen, menggelar tiga kegiatan strategis yang berfokus pada peningkatan kapasitas dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di daerah. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini mencakup pembentukan dan bimbingan teknis Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) multi sektor, penyusunan Rencana Kontinjensi, serta penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) Kabupaten Waropen Tahun 2025.

Kepala BPBD Waropen Damarce Maniburi menuturkan, bahwa rangkaian kegiatan ini menjadi langkah konkret memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Waropen."(30/10/2025)

"Tujuan utama kegiatan ini adalah membangun kerja sama dan kemitraan antar lembaga dalam penanggulangan bencana. Melalui pembentukan TRC-PB multisektor, kita ingin memastikan bahwa semua pihak baik pemerintah, organisasi masyarakat, maupun lembaga kemanusiaan dapat bergerak cepat dan terpadu saat terjadi bencana."Ujar Maniburi.

Menurutnya, pembentukan TRC-PB multisektor ini melibatkan berbagai unsur terkait, termasuk organisasi masyarakat dan relawan, agar koordinasi di lapangan lebih efektif. Tim ini diharapkan menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan penanganan darurat bencana di daerah.

Selain itu, penyusunan Rencana Kontinjensi Kabupaten Waropen Tahun 2025 juga menjadi fokus utama dalam kegiatan tersebut. Dokumen ini, kata Maniburi, disusun sebagai panduan teknis bagi seluruh instansi terkait untuk menentukan skenario dan langkah yang harus diambil sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi.

Rencana kontinjensi ini memberikan gambaran apa yang harus kita lakukan jika bencana terjadi baik banjir, abrasi, gempa bumi, maupun jenis bencana lainnya. Dokumen ini disiapkan sebelum bencana terjadi, agar kita tidak lagi bekerja secara reaktif, tetapi sudah punya panduan yang jelas."Tambahnya.

Lebih lanjut, BPBD Waropen juga menyusun Rencana Penanggulangan Bencana Daerah (RPB) sebagai pedoman pembangunan daerah yang berketahanan bencana. Dokumen ini akan menjadi acuan pemerintah daerah dalam perencanaan pembangunan infrastruktur, terutama di wilayah-wilayah rawan bencana.

RPB ini penting agar setiap pembangunan di daerah memperhatikan aspek kebencanaan. Melalui dokumen ini, BPBD dapat memberikan rekomendasi terhadap rencana pembangunan di lokasi rawan, sehingga pembangunan bisa berjalan tanpa menimbulkan risiko baru." Ucap Maniburi.

"Diharapkan hasil dari tiga kegiatan ini dapat memperkuat kapasitas BPBD dan seluruh pemangku kepentingan dalam melaksanakan penanggulangan bencana yang lebih efektif, terencana, dan berkelanjutan di Kabupaten Waropen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....