Misteri Refleks Bersin, Mengapa Mata Selalu Tertutup?

  • 18 Sep 2026 08:06 WIB
  •  Serui
Poin Utama
  • Mata terpejam saat bersin merupakan bagian dari respons refleks yang melibatkan sistem saraf.

RRI.CO.ID, Serui - Pernah memperhatikan bahwa mata hampir selalu terpejam ketika bersin? Gerakannya begitu cepat hingga sering kali tidak sempat disadari. Bersin sendiri merupakan respons alami tubuh ketika hidung mengalami iritasi, misalnya akibat debu, asap, serbuk sari, atau partikel asing lainnya.

Namun, ada satu hal yang membuat refleks ini menarik: mengapa mata ikut menutup saat kita bersin?

Ternyata, kebiasaan tersebut bukan sekadar gerakan spontan tanpa alasan. Menutup mata merupakan bagian dari respons refleks tubuh yang melibatkan sistem saraf.

Bersin Bukan Sekadar “Hacihim”

Ketika sesuatu mengiritasi bagian dalam hidung, saraf di sekitar hidung mengirimkan sinyal ke otak. Tubuh kemudian merespons dengan mengaktifkan sejumlah otot, termasuk otot yang terlibat dalam proses bersin.

Proses ini dapat melibatkan tarikan napas, kontraksi otot dada dan perut, hingga dorongan udara keluar melalui hidung dan mulut. Bersin membantu tubuh mengeluarkan partikel yang dianggap mengganggu saluran pernapasan.

Di tengah rangkaian gerakan tersebut, kelopak mata juga biasanya menutup secara otomatis.

Mengapa Mata Ikut Terpejam?

Penutupan mata saat bersin merupakan salah satu respons refleks. Bersin melibatkan koordinasi beberapa jalur saraf sehingga gerakan pada satu bagian tubuh dapat berlangsung bersamaan dengan gerakan lainnya.

Salah satu penjelasan yang banyak digunakan adalah bahwa menutup mata dapat membantu melindungi mata dari partikel atau percikan yang mungkin ikut terdorong ketika seseorang bersin.

Meski begitu, bukan berarti tubuh harus menutup mata agar proses bersin dapat terjadi. Ada orang yang mampu bersin dengan mata terbuka. Jadi, anggapan bahwa mata akan “terlepas” jika seseorang memaksa membukanya saat bersin merupakan mitos.

Lalu, Apa yang Terjadi Jika Mata Dibuka?

Mata sebenarnya tidak akan keluar dari tempatnya hanya karena seseorang membuka mata ketika bersin. Tekanan yang muncul saat bersin tidak cukup untuk menyebabkan bola mata terlepas.

Namun, memaksa tubuh menahan atau mengubah refleks bersin bukanlah kebiasaan yang perlu dilakukan. Bersin merupakan mekanisme alami tubuh untuk membersihkan saluran hidung dari berbagai iritan.

Karena itu, daripada menahan bersin dengan cara menutup rapat hidung dan mulut, lebih baik bersin dengan cara yang aman dan sopan, misalnya menggunakan tisu atau bagian dalam siku untuk menutup mulut dan hidung.

Refleks Sederhana dengan Mekanisme Menarik

Hal yang terlihat sepele seperti bersin ternyata melibatkan koordinasi tubuh yang cukup kompleks. Mata terpejam bukan karena ada “aturan khusus” bahwa mata harus tertutup ketika bersin, melainkan bagian dari refleks yang berlangsung sangat cepat.

Jadi, jika lain kali mata Anda otomatis terpejam saat bersin, tidak perlu heran. Tubuh sedang menjalankan salah satu mekanisme pertahanan alaminya.

Pada akhirnya, misteri di balik mata yang selalu tertutup ketika bersin punya jawaban yang cukup sederhana: itu adalah bagian dari refleks tubuh, bukan tanda adanya sesuatu yang aneh pada mata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....