Lindungi Saluran Pernapasan di tengah Kabut Asap, Minuman Herbal Jadi Pendamping

  • 17 Sep 2026 12:41 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID, Serui- Meracik Tanaman rimpang menjadi minuman herbal penenang saluran pernapasan sangat efektif untuk mendetoksifikasi paru-paru, mengencerkan lendir, dan meningkatkan imun tubuh saat menghadapi serangan kabut asap akibat kebakaran hutan atau polusi udara tinggi. Partikel halus (PM2.5) dalam kabut asap dapat memicu iritasi tenggorokan hingga infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Jenis tanaman rimpang ini sangat mudah di peroleh karena banyak tumbuh di pekarangan rumah seperti :

  • Jahe (Zingiber officinale): Memberikan efek hangat, meredakan mual, dan melancarkan pencernaan.

  • Kunyit (Curcuma longa): Mengandung kurkumin untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

  • Lengkuas (Alpinia galanga): Berperan sebagai bumbu dapur dan antimikroba.

  • Temulawak (Curcuma xanthorrhiza): Mendukung fungsi kesehatan hati dan detoksifikasi tubuh

Tanaman rimpang memiliki kandungan zat yang sangat di butuhkan oleh tubuh terutama dalam situasi sebaran kabut asab karhutla saat ini, proses pengolahannya menjadi minuman herbal terbilang sangat mudah minuman herbal membantu saluran pernafasan sebagai detoks alami untuk paru-paru, mengencerkan lendir, dan meningkatkan imun tubuh saat menghadapi serangan kabut asap akibat kebakaran hutan atau polusi udara tinggi. Partikel halus (PM2.5) dalam kabut asap dapat memicu iritasi tenggorokan hingga infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Berikut adalah tiga resep racikan herbal tradisional yang mudah dibuat di rumah untuk menangkal dampak buruk kabut asap:

1. Wedang Jahe, Lemon, dan Madu (Detoksifikasi Paru & Pereda Batuk)

  • Kombinasi ini merupakan agen detoks alami yang sangat kuat. Jahe mengandung senyawa gingerol yang bersifat antiinflamasi untuk membuang polutan dari saluran napas, lemon menyuplai vitamin C dosis tinggi, dan madu melapisi tenggorokan untuk mengurangi frekuensi batuk.

    Bahan: 1 ruas jahe (memarkan atau parut), 1 sendok makan madu murni, perasan 1/2 buah lemon, dan 250 ml air.

    Cara Meracik: Rebus jahe di dalam air hingga mendidih. Tuang air rebusan hangat ke dalam gelas, lalu campurkan perasan lemon dan madu. Aduk rata dan minum selagi hangat pada pagi atau malam hari.

2. Ramuan Kunyit Asam Hangat (Penangkal Radikal Bebas & Anti-Inflamasi)

  • Kunyit kaya akan senyawa kurkumin yang secara klinis terbukti mampu mengurangi peradangan pada organ paru-paru akibat paparan polusi udara dan kabut asap

    Bahan: 2 cm kunyit segar (parut) atau 1 sendok teh bubuk kunyit, 1 sendok teh air asam jawa, dan 1 gelas air hangat.

    Cara Meracik: Rebus air bersama parutan kunyit selama 5–10 menit. Saring ke dalam cangkir, tambahkan asam jawa dan sedikit madu jika ingin rasa yang lebih nyaman di lidah.

3. Teh Sereh dan Jeruk Nipis (Pelega Tenggorokan Gatal)

  • Sereh memiliki khasiat antimikroba untuk memperkuat tubuh melawan infeksi sekunder saat musim kabut asap, sedangkan jeruk nipis bekerja aktif menetralkan radikal bebas dari polutan asap.

    Bahan: 2 batang sereh (memarkan), 1 buah jeruk nipis, dan 300 ml air.

    Cara Meracik: Rebus sereh hingga airnya berubah warna dan mengeluarkan aroma harum, lalu tuangkan ke gelas. Setelah air menjadi hangat kuku, tambahkan perasan jeruk nipis.

Minuman herbal berfungsi sebagai terapi pendukung, pastikan di imbangi dengan minum air putih minimal 2 liter per hari agar membran mukosa saluran nafas tetap lembap dan mampu menyaring debu polusi secara optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....