Aturan 90 Menit: Cara Ngopi Paling Efektif
- 14 Apr 2026 09:46 WIB
- Serui
RRI.CO.ID. Serui - Belakangan, TikTok diramaikan dengan tren baru soal aturan minum kopi. Banyak yang menyarankan untuk menunggu 90 menit setelah bangun tidur sebelum menikmati secangkir kopi demi memaksimalkan efek kafein. Menariknya, klaim ini bahkan diamini oleh para ahli.
Dikutp dari bebrbagai sumber seperti detikfood. com. Brad Lampe, seorang ahli toksikologi dari The National Sanitation Foundation (NSF) di Michigan, Amerika Serikat, menjelaskan bahwa kebiasaan pagi yang sederhana sebenarnya dapat memberi dampak besar pada tingkat energi tubuh. Salah satu aspek yang disorot adalah waktu ideal untuk minum kopi agar ritme alami tubuh tetap terjaga.
Mengutip The Standard berikut ulasan lebih lengkapnya:
1. Mengapa Harus Menunggu 90 Menit?
Alasan utama aturan 90 menit ini berhubungan dengan ritme sirkadian tubuh semacam jam biologis yang mengatur siklus tidur dan bangun. Setelah sekitar 30-45 menit bangun tidur, tubuh secara alami memproduksi hormon kortisol yang membantu kita merasa lebih bugar dan fokus.
Brad Lampe menjelaskan bahwa jika kopi diminum ketika kadar kortisol sedang tinggi, efek kafeinnya bisa terasa kurang optimal. Dengan menunggu 90 menit, efek kopi diklaim akan lebih terasa karena tubuh lebih siap menerima kafein.
2. Dengarkan Kebutuhan Tubuh
Namun, aturan ini bukanlah sesuatu yang baku untuk semua orang. Tingkat toleransi kafein pada setiap orang berbeda-beda. Lebih baik mencoba pendekatan yang fleksibel: bereksperimen dan cari tahu waktu yang paling efektif untuk mendapatkan fokus maksimal.
"Sesuaikan dengan kebutuhan tubuh masing-masing," saran Lampe, sambil menambahkan bahwa tujuan utamanya adalah menjaga energi tetap stabil sepanjang pagi.
3. Awali Hari dengan Segelas Air Putih
Setelah tidur semalaman, tubuh biasanya mengalami dehidrasi ringan. Hal ini bisa memengaruhi konsentrasi dan fokus. Oleh sebab itu, sangat dianjurkan untuk minum segelas air terlebih dahulu sebelum mengonsumsi kopi. Air membantu mengaktifkan fungsi sel-sel tubuh dan mengurangi risiko efek samping konsumsi kafein, seperti jantung berdebar.
Kebiasaan ini dapat menjadi cara alami membangunkan tubuh sebelum kafein masuk.
4. Hindari Minum Kopi Saat Perut Kosong
Bagi sebagian orang sekitar 15 persen populasi minum kopi saat perut kosong bisa memicu naiknya asam lambung. Kafein diketahui dapat menyebabkan iritasi pada dinding lambung, meningkatkan risiko ketidaknyamanan atau rasa perih.
Untuk mencegah hal ini, kombinasikan kopi dengan sarapan yang kaya protein agar energi terjaga lebih lama dan meminimalkan risiko "crash" di tengah hari.
5. Batasi Konsumsi dan Hindari Menjelang Sore
Kadar konsumsi kopi harian ideal adalah 2-3 cangkir, dengan batas maksimal sekitar 4 cangkir untuk tetap berada dalam ambang aman. Perlu diingat pula bahwa efek kafein dapat bertahan hingga enam jam di dalam tubuh. Oleh karena itu, sebaiknya hindari minum kopi di sore hari agar kualitas tidur malam tidak terganggu.
Sebagai alternatif, kamu bisa memilih kopi decaf jika ingin tetap menikmati rasa kopi tanpa efek stimulan berlebih di waktu sore atau malam.
Dengan menerapkan kebiasaan-kebiasaan sederhana ini, kamu tak hanya bisa menikmati kopi secara maksimal, tapi juga menjaga kesehatan tubuh jangka panjang. Satu tarikan napas yang tepat dapat benar-benar mengubah mood dan produktivitas Anda seharian. Dengan mengintegrasikan teknik pernapasan sederhana ini dalam rutinitas pagi, Anda tidak hanya meredakan kecemasan dan stres, tetapi juga mempersiapkan diri untuk menghadapi hari dengan semangat dan kebahagiaan. Jadi, kenapa tidak mencoba sekarang? Tarik napas dalam-dalam, hembuskan, dan rasakan perubahan positif yang datang perlahan tapi pasti.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....