BBPOM Jayapura Masyarakat Bijak Gunakan Antibiotik
- 22 Jul 2026 15:42 WIB
- Serui
RRI.CO.ID, Serui - Balai Besar Pengawasan Obat Makanan (BBPOM) Jayapura mengingatkan Warga Bijak menggunakan obat antibiotik untuk mencegah masalah kesehatan termasuk resistensi obat.
Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan di Jayapuran Herianto Baan, S.Si., Apt. Dialog di Pro1 Rri Serui Rabu 22 Juli 2026 Mengatakan Masyarakat cendurun membeli obat secara bebas di apotik untuk di komsumi tanpa melalui pemeriksaan terlebih dahulu, prosedur penggunaan obat antibiotik adalah melalui pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu di berikan resep dari dokter untuk penggunaan obat antibiotik
"Masyarakat kita menkonsumsi obat antibiotik tanpa melalui pemeriksaan terlebih dahulu, ini sangat disayangkan. Prosedurnya adalah seseorang melalui pemeriksaan terlebih dahulu setelah hasilnya pemeriksaannya terdapat penyakit dokter memberikan resep untuk mendapatkan obat antibiotik,"ujar Herianto Baan.

Penggunaan Obat Antibiotik tidak benar menimbulkan dampak buruk dalam tubuh seperti Resistensi Antimiktoba (AMR) merupakan kondisi saat mikroorganisme seperti bakteri, virus, jamur dan parasit menjadi kebal terhadap obat-obatan antimikroba yang seharusnya membunuh atau menghambat pertumbuhannya. ini terus dibiarkan, pengobatan penyakit infeksi akan semakin sulit, biaya kesehatan meningkat dan risiko kematian bertambah.
| Baca juga: Delapan Cara Mudah Biar Si Kecil Doyan Sayur |
"Dampak yang di timbulkan saat seseorang mengonsumsi obat antibiotik secara berkepanjangan, tidak sesuai dengan prosedur maka yang terjadi adalah Resistensi tubuh kebal terhadap obat. Sehingga penggunaannya tidak mempan dan di tambah lagi dosisnya yang lebih keras dalam penggunaan secara berkepanjangan juga menyebabkan kemantian,"kata Herianto Baan.
Dalam pemakian antibiotik resep dokter, obat harus dihabiskan sesuai aturan serta jangan disimpan. Obat antibiotik bukan obat penurun panas, atau obat anti-nyeri, dan bukan obat anti-radang. Ketiganya sering dianggap sama oleh masyarakat, padahal berbeda.
Antibiotik golongan obat keras.di kemasannya ada lingkaran merah dengan huruf K di dalamnya.artinya obat ini hanya boleh diserahkan di apotek, dengan resep dokter. Bukan obat warung,bukan obat kios.
Menyadari urgensi tersebut, edukasi yang tepat dan perilaku penggunaan obat yang bijak diharapkan mampu memperbaiki perilaku masyarakat dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....