Waspada Merkuri dalam Ikan: Dampaknya Bagi Kesehatan Manusia

  • 08 Mei 2026 08:47 WIB
  •  Serui
Poin Utama
  • Ikan yang Mengandung Mercuri
  • Bahaya Ikan dengan Kandungan Merkuri

RRI.CO.ID, Serui - Ikan dikenal sebagai sumber protein, omega-3, vitamin, dan mineral yang sangat baik bagi tubuh. Konsumsi ikan secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan jantung, otak, dan sistem saraf. Namun, di balik manfaat tersebut, terdapat ancaman yang perlu diperhatikan, yaitu kandungan merkuri pada beberapa jenis ikan tertentu.

Merkuri adalah logam berat berbahaya yang dapat mencemari laut, sungai, dan perairan akibat limbah industri, pertambangan, maupun aktivitas manusia lainnya. Zat ini kemudian masuk ke tubuh ikan dan terakumulasi seiring waktu. Umumnya, ikan yang berukuran lebih besar dan berusia lebih tua memiliki kandungan merkuri yang lebih tinggi

Apa Itu Merkuri dalam Ikan?

Merkuri yang berada di perairan dapat berubah menjadi metilmerkuri, yaitu bentuk merkuri paling beracun. Senyawa ini mudah terserap oleh organisme laut dan berpindah melalui rantai makanan. Ikan predator yang memakan ikan kecil akan mengumpulkan merkuri dalam jumlah lebih besar di tubuhnya.

Jika manusia mengonsumsi ikan dengan kadar merkuri tinggi secara terus-menerus, zat tersebut dapat menumpuk dalam tubuh dan menimbulkan berbagai gangguan kesehatan.

5 Jenis Ikan yang Mengandung Merkuri Tinggi

Berikut beberapa jenis ikan yang diketahui memiliki kadar merkuri relatif tinggi:

1. Ikan Hiu

Ikan hiu termasuk predator laut besar yang hidup cukup lama. Karena berada di puncak rantai makanan, kandungan merkuri pada tubuh hiu cenderung tinggi.

2. Ikan Todak

Ikan todak atau swordfish sering ditemukan memiliki kadar merkuri cukup tinggi. Oleh sebab itu, konsumsi ikan ini perlu dibatasi, terutama bagi ibu hamil dan anak-anak.

3. Ikan Tuna Sirip Besar

Beberapa jenis tuna, khususnya tuna sirip besar, mengandung merkuri lebih tinggi dibanding tuna ukuran kecil. Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko penumpukan logam berat dalam tubuh.

4. Ikan Makarel Raja

Makarel raja atau king mackerel merupakan ikan predator laut yang juga memiliki kandungan merkuri cukup tinggi akibat proses akumulasi dari makanan yang dikonsumsinya.

5. Ikan Marlin

Ikan marlin termasuk ikan berukuran besar yang hidup di laut dalam. Kandungan merkurinya relatif tinggi sehingga tidak dianjurkan dikonsumsi terlalu sering.

Dampak Merkuri bagi Kesehatan Tubuh

Paparan merkuri dalam jumlah berlebihan dapat memberikan efek serius terhadap kesehatan manusia. Berikut beberapa dampak yang dapat terjadi:

  • Gangguan Sistem Saraf
    Merkuri dapat merusak sistem saraf pusat. Gejalanya meliputi tremor, kesemutan, sulit berkonsentrasi, hingga gangguan koordinasi tubuh.
  • Menurunkan Fungsi Otak
    Paparan merkuri jangka panjang dapat memengaruhi kemampuan berpikir, daya ingat, dan konsentrasi. Pada anak-anak, kondisi ini dapat menghambat perkembangan otak.
  • Berbahaya bagi Janin
    Ibu hamil yang terlalu sering mengonsumsi ikan tinggi merkuri berisiko menyalurkan zat berbahaya tersebut kepada janin. Dampaknya dapat berupa gangguan perkembangan saraf dan otak bayi.
  • Gangguan Ginjal
    Merkuri juga dapat merusak fungsi ginjal karena organ ini bekerja menyaring racun dari dalam tubuh.
  • Gangguan Penglihatan dan Pendengaran

    Dalam kasus tertentu, paparan merkuri dapat menyebabkan penurunan kemampuan melihat, mendengar, bahkan memengaruhi kemampuan berbicara.

Cara Aman Mengonsumsi Ikan
  1. Meskipun ada risiko merkuri, masyarakat tetap dianjurkan mengonsumsi ikan karena manfaat gizinya sangat besar. Agar lebih aman, berikut beberapa tips yang dapat dilakukan:
  2. Pilih ikan berukuran kecil atau sedang.
  3. Batasi konsumsi ikan predator besar.
  4. Variasikan jenis ikan yang dikonsumsi.
  5. Ibu hamil dan anak-anak sebaiknya memilih ikan rendah merkuri seperti salmon, lele, sarden, atau nila.
  6. Konsumsi ikan dalam jumlah wajar dan tidak berlebihan.

Ikan tetap menjadi makanan sehat yang kaya nutrisi, namun masyarakat perlu lebih bijak dalam memilih jenis ikan yang dikonsumsi. Beberapa ikan predator besar diketahui memiliki kandungan merkuri tinggi yang dapat membahayakan kesehatan jika dikonsumsi berlebihan. Dengan memahami jenis ikan berisiko serta dampak merkuri bagi tubuh, kita dapat tetap memperoleh manfaat ikan tanpa mengabaikan faktor keamanan pangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....