Efek Luar Biasa Makan Buah dan Sayur 5 Porsi Sehari
- 07 Jul 2026 12:28 WIB
- Serui
Poin Utama
- Rutin Makan 5-6 Porsi Buah & Sayur Sehari
- Efek Luar Biasa Makan Buah dan Sayur
RRI.CO.ID, Serui - Buah dan sayur selalu menempati urutan teratas dalam anjuran menu harian. Efeknya bagi kesehatan pun tidak main-main, mulai dari membantu menjaga berat badan ideal hingga mendukung umur panjang.
Sayangnya, pemenuhan asupan ini sering kali terabaikan. Padahal, berbagai riset membuktikan bahwa mengonsumsi sekitar lima hingga enam porsi buah dan sayuran setiap hari dapat memberikan proteksi besar bagi tubuh. Kabar baiknya, manfaat ini bisa Anda dapatkan baik dari versi segar, beku, maupun kalengan.
Dilansir dari Eating Well, berikut adalah 5 manfaat utama yang akan dirasakan tubuh jika Anda rutin memenuhi kuota buah dan sayur harian:
1. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung
Menurut ahli gizi Taylor Wallace, Ph.D., kemampuan mencegah penyakit kardiovaskular adalah salah satu bukti ilmiah terkuat dari konsumsi buah dan sayur. Sinergi nutrisi di dalamnya bekerja dengan cara:
⦁ Mengontrol Kolesterol: Kandungan serat larut menghambat penyerapan kembali kolesterol di dalam usus.
⦁ Melancarkan Aliran Darah: Vitamin C (pada paprika, jeruk, kiwi, stroberi, dan brokoli) bertindak sebagai antioksidan yang mengurangi peradangan pembuluh darah serta memicu produksi oksida nitrat.
2. Mengurangi Risiko Stroke
Asupan buah dan sayur yang cukup sangat krusial untuk menjaga tekanan darah berkat kandungan kalium yang tinggi. Kalium bekerja menyeimbangkan efek natrium (garam) di dalam tubuh.
"Orang yang memiliki asupan kalium tinggi cenderung terhindar dari masalah hipertensi karena kedua elektrolit tersebut berada dalam kondisi seimbang," ungkap Taylor Wallace.
Pilihan terbaik untuk mendapatkan manfaat ini meliputi kentang, pisang, alpukat, dan sayuran hijau.
3. Menjaga Fungsi dan Kesehatan Otak
Mengonsumsi lima porsi atau lebih buah dan sayur berwarna-warni terbukti berkaitan dengan risiko depresi yang lebih rendah serta kemampuan menjaga fungsi kognitif (memori).
⦁ Nutrisi Otak: Vitamin B, vitamin C, karotenoid, polifenol, dan serat bekerja menjaga kesehatan saraf.
⦁ Pelindung Saraf: Senyawa flavonoid dalam apel, jeruk, pir, paprika, dan seledri membantu meningkatkan aliran darah ke otak sekaligus melindungi sel-sel saraf dari kerusakan.
4. Menekan Risiko Beberapa Jenis Kanker
Pola makan yang minim buah dan sayur menjadi salah satu pemicu meningkatnya risiko kanker. Profesor epidemiologi Anne McTiernan menjelaskan bahwa orang dengan konsumsi buah dan sayur yang tinggi menunjukkan risiko yang jauh lebih rendah terhadap jenis kanker tertentu.
⦁ Kanker yang Dapat Dicegah: Kanker mulut, kerongkongan, lambung, usus besar, payudara, dan paru-paru.
⦁ Senyawa Pelindung: Sayuran hijau tua, sayuran berwarna oranye, serta kelompok cruciferous (seperti kubis dan brokoli) memberikan perlindungan ekstra berkat kandungan fitokimianya.
5. Membantu Menjaga Berat Badan Ideal
Bagi Anda yang ingin menjaga atau menurunkan berat badan, kelompok pangan ini adalah solusi terbaik karena sifatnya yang rendah kalori namun tinggi air dan serat.
Menurut Barbara Rolls, Ph.D., kandungan air memberikan volume dan berat pada makanan tanpa memasukkan kalori tambahan. Ditambah dengan serat yang memperlambat pengosongan lambung, Anda akan merasa kenyang jauh lebih lama tanpa harus memotong porsi makan secara drastis.
Tips Ringkas Memulai:
Anda tidak harus langsung memakan dalam jumlah besar sekaligus. Cobalah menyisipkan satu porsi buah sebagai camilan di sela jam makan, atau menambahkan satu genggam sayuran ekstra ke dalam menu makan siang dan malam Anda.
| Baca juga: Sukses Bariatrik: Sehat Fisik, Kuat Mental |
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....