Tips Mencegah Mata Minus dan Meningkatkan Kesehatan Mata
- 07 Feb 2026 19:01 WIB
- Serui
RRI.CO.ID, Serui - Jika kita bisa melihat objek dengan jelas dari jarak dekat, tetapi tampak blur ketika menjauh, hal ini dapat mengindikasikan adanya miopia atau mata minus. Walaupun miopia tidak dapat disembuhkan sepenuhnya, kita masih bisa mengendalikan kondisi ini dengan menggunakan lensa korektif atau menjalani prosedur refraktif seperti LASIK.
Namun, mata minus masih dapat dicegah dengan menerapkan beberapa tindakan sederhana. Misalnya, mengurangi waktu layar sejak usia dini bisa membantu menunda perkembangan miopia. Berikut adalah gejala miopia yang bisa muncul jika tidak ditangani, menurut Healthline:
- Penglihatan yang kabur ketika melihat objek dari kejauhan
- Kelelahan atau ketidaknyamanan pada mata setelah melakukan aktivitas visual yang berkepanjangan, seperti membaca atau menatap komputer
- Sakit kepala akibat ketegangan pada mata atau akibat menyipitkan mata
- Kecenderungan untuk duduk lebih dekat dengan layar TV atau komputer agar dapat melihat lebih jelas
- Kesulitan saat berkendara, terutama di malam hari atau dalam pencahayaan yang minim
- Jika kondisi rabun jauh ringan, itu disebut miopia rendah, sedangkan jika parah, disebut miopia tinggi.
Para profesional mata belum mengetahui secara pasti apa yang menyebabkan miopia, tetapi mereka menduga bahwa hal itu merupakan hasil kombinasi antara faktor genetik dan lingkungan. Beberapa faktor risiko yang bisa menyebabkan mata minus meliputi:
- Riwayat keluarga yang juga memiliki miopia.
- Menghabiskan banyak waktu untuk aktivitas dekat, seperti membaca atau menggunakan perangkat seperti ponsel atau komputer.
- Kurang waktu di luar ruangan. Penelitian menunjukkan bahwa ini bisa menjadi salah satu penyebab miopia.
- Etnis. Terdapat beberapa kelompok yang lebih rentan mengalami miopia dibandingkan yang lain.
Apakah rabun jauh bisa disembuhkan?
Saat ini belum ada pengobatan yang mampu menyembuhkan rabun jauh, tetapi ada beberapa pilihan terapi yang dapat membantu mengelola gejala atau memperlambat laju perkembangan kondisi ini. Dalam beberapa situasi, miopia bisa membaik secara alami, terutama di masa kanak-kanak dan remaja. Hal ini terjadi karena bola mata dapat berkembang selama tahap-tahap ini, sehingga penglihatan bisa saja kembali normal. Penelitian juga menunjukkan bahwa lebih banyak waktu di luar ruangan mungkin bisa membantu mencegah miopia.
Cara menghindari agar mata minus tidak semakin parah
Walaupun tidak ada jaminan untuk mencegah miopia menjadi lebih buruk, ada beberapa strategi yang bisa memperlambat nibanya. Berikut adalah beberapa di antaranya:
1. Istirahat lebih sering
Penting untuk mengambil waktu istirahat dalam melakukan kegiatan jarak dekat untuk mencegah ketegangan pada mata, yang sering terjadi pada orang dengan miopia.
2. Batasi penggunaan layar
Menatap layar komputer atau ponsel dalam waktu lama dapat menyebabkan mata tegang dan cepat lelah. Meskipun hubungan antara miopia dan waktu layar dapat bervariasi, menjalankan aturan 20-20-20, yang berarti beristirahat setiap 20 menit untuk melihat sesuatu yang berjarak 20 kaki selama 20 detik, tetaplah merupakan ide yang baik.
3. Luangkan waktu lebih banyak di luar
Pada tahun 2021, penelitian menunjukkan bahwa lebih banyak waktu di luar ruangan semasa kanak-kanak dapat menurunkan risiko terkena miopia.
4. Atasi masalah penglihatan lebih awal
Menangani masalah penglihatan sejak awal melalui pemeriksaan rutin dan penggunaan lensa korektif dapat membantu mencegah timbulnya miopia.
5. Kelola kondisi kesehatan mata
Mengurus dan mengontrol kondisi kesehatan lain seperti diabetes sangat penting karena dapat meningkatkan risiko miopia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....