Manfaat dan risiko makan kulit jambu biji

  • 13 Jan 2026 17:12 WIB
  •  Serui

KBRN, Serui: Jambu biji merupakan salah satu buah yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Tak hanya daging buahnya yang segar dan manis, tetapi kulitnya juga sering kali menjadi topik perdebatan. Banyak orang bertanya-tanya, apakah kulit jambu biji sebaiknya dimakan atau dibuang? Untuk menjawab pertanyaan ini, berikut Ahli gizi mengulas mana cara yang lebih sehat dan aman untuk tubuh.

Jambu biji merupakan buah tropis yang kaya akan nutrisi dan sangat menyegarkan. Meski begitu, banyak orang masih bingung bagaimana cara terbaik menikmatinya. Sebagian memilih mengupas kulitnya, sementara yang lain langsung memakan buah ini tanpa dikupas.

Lalu, mana cara yang paling sehat? Ternyata, jawabannya tergantung pada kondisi kesehatan masing-masing individu.

Berdasarkan berbagai sumber, salah satunya detikfood. Ahli gizi memberikan penjelasan terkait konsumsi jambu biji dengan atau tanpa kulit, seperti dirangkum dari Food NDTV:

1. Petunjuk makan jambu biji dengan cara yang benar

Jambu biji dikenal sebagai buah penuh nutrisi yang mudah diolah dan dikonsumsi. Namun, metode konsumsinya dapat mempengaruhi manfaat kesehatan yang diperoleh.

Beberapa orang ragu untuk makan jambu biji dengan kulit karena teksturnya. Padahal, kulitnya mengandung nutrisi penting yang sering terabaikan.

Ahli gizi asal India, Deepsikha Jain, menjelaskan bahwa pilihan untuk makan jambu dengan atau tanpa kulit perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh seseorang.

2. Manfaat Konsumsi Jambu Biji Beserta Kulitnya

Menurut ahli gizi, kulit jambu biji mengandung vitamin C, kalium, dan zinc yang bermanfaat bagi kesehatan kulit dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Kulit buah ini juga memiliki kandungan antioksidan tinggi yang membantu melawan radikal bebas dan mencegah penuaan dini.

Meski begitu, penting untuk mencuci jambu biji hingga bersih sebelum dikonsumsi guna menghilangkan residu pestisida yang kemungkinan menempel di permukaannya.

3. Kondisi yang Memerlukan Konsumsi Jambu Biji Tanpa Kulit

Untuk penderita kolesterol tinggi, disarankan untuk menghindari konsumsi jambu beserta kulitnya karena dapat berdampak pada profil lipid dalam tubuh.

Hal serupa berlaku bagi penderita diabetes; mengonsumsi jambu beserta kulitnya berpotensi menyebabkan lonjakan kadar gula darah.

Dalam kasus seperti ini, jambu tanpa kulit lebih disarankan karena tetap menawarkan rasa segar dengan risiko kesehatan yang lebih rendah.

4. Jambu Biji sebagai Pendukung Pencernaan dan Imunitas

Buah ini kaya serat yang berguna untuk memperlancar sistem pencernaan serta mencegah sembelit. Konsumsi jambu secara rutin juga membantu menjaga kesehatan usus.

Selain itu, kandungan vitamin C pada jambu biji bahkan lebih tinggi dari jeruk. Satu buah jambu mampu memenuhi kebutuhan harian vitamin C tubuh.

Vitamin C memainkan peran penting dalam memperkuat daya tahan tubuh sehingga membuatnya lebih kebal terhadap infeksi.

5. Peran Jambu Biji untuk Kesehatan Jantung dan Kulit

Antioksidan seperti likopen dan vitamin A dalam jambu biji membantu meningkatkan kesehatan kulit, menjadikannya lebih cerah dan bertekstur baik.

Kalium serta magnesium dalam buah ini berkontribusi pada kestabilan tekanan darah, yang penting untuk menjaga kesehatan jantung dalam jangka panjang.

Studi menunjukkan bahwa konsumsi jambu biji secara rutin juga dapat memperbaiki profil kolesterol, menjadikannya pilihan buah yang mendukung kesehatan jantung.

Dengan berbagai manfaatnya, menggali informasi terkait cara mengonsumsi jambu biji yang sesuai dengan kondisi tubuh menjadi hal penting agar manfaat nutrisi dari buah ini dapat dirasakan secara maksimal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....