Fenomena “Dupe”: Kenapa Barang Mirip Produk Mahal Makin Diburu?
- 19 Sep 2026 15:43 WIB
- Serui
RRI.CO.ID, Serui - Pernah melihat tas, sepatu, parfum, atau produk kecantikan yang bentuknya mirip dengan barang bermerek, tapi harganya jauh lebih murah? Kalau iya, kamu mungkin sudah tidak asing dengan istilah “dupe”.
Belakangan ini, produk dupe semakin mudah ditemukan, terutama lewat media sosial dan berbagai platform belanja online. Cukup mengetik kata “dupe” di kolom pencarian, kita bisa menemukan berbagai produk yang menawarkan tampilan atau fungsi serupa dengan produk yang harganya lebih mahal.
Menariknya, tren ini bukan sekadar soal mencari barang murah. Ada alasan mengapa semakin banyak orang tertarik dengan dupe.
1. Ingin tampil seperti barang mahal, tanpa harga yang mahal
Salah satu alasan paling sederhana adalah soal harga.
Tidak semua orang punya anggaran untuk membeli produk dari brand premium. Dupe kemudian menjadi alternatif bagi mereka yang tetap ingin mendapatkan tampilan atau kesan serupa, tetapi dengan harga yang lebih ramah di kantong.
Misalnya, seseorang menyukai desain tas dari brand tertentu, tetapi belum mampu atau tidak ingin mengeluarkan banyak uang. Ia kemudian mencari produk dengan desain yang memiliki kemiripan.
2. Media sosial membuat tren dupe semakin cepat menyebar
TikTok, Instagram, dan platform lainnya ikut membuat fenomena ini semakin besar.
Konten seperti “dupe murah tapi kelihatan mahal”, “barang viral versi affordable”, atau “dupe yang ternyata worth it” membuat orang semakin mudah mengetahui keberadaan produk alternatif.
Apalagi ketika seorang kreator menunjukkan perbandingan antara produk mahal dan dupenya. Rasa penasaran pun muncul dan akhirnya mendorong orang untuk ikut mencari.
3. Bukan hanya fashion
Kalau mendengar kata dupe, mungkin yang terlintas adalah tas atau sepatu. Padahal, fenomenanya sudah merambah ke banyak kategori.
Mulai dari parfum, makeup, skincare, aksesori, furnitur, sampai berbagai barang kebutuhan sehari-hari.
Bahkan, beberapa produk sengaja menawarkan konsep atau fungsi yang menyerupai produk populer dengan harga yang jauh lebih rendah.
4. Ada kepuasan tersendiri ketika berhasil menemukan “versi murah”
Menariknya, membeli dupe terkadang bukan hanya soal menghemat uang.
Ada rasa puas ketika seseorang merasa berhasil mendapatkan produk dengan tampilan atau fungsi yang dianggap mirip, tetapi tidak perlu membayar semahal versi aslinya.
Sensasi seperti menemukan barang bagus dengan harga murah inilah yang kemudian membuat orang semakin tertarik berburu dupe.
5. Tapi jangan lupa, “mirip” bukan berarti “sama”
Di balik popularitasnya, konsumen tetap perlu berhati-hati.
| Baca juga: Cara Mengurangi Sampah di Rumah |
Produk dupe bisa saja memiliki tampilan yang mirip, tetapi kualitas bahan, ketahanan, keamanan, atau performanya belum tentu sama dengan produk yang ditirunya.
Khusus untuk produk seperti skincare, kosmetik, makanan, atau barang yang berhubungan dengan kesehatan, jangan hanya melihat harga dan kemiripan kemasan. Perhatikan juga komposisi, izin edar, reputasi penjual, serta keamanan produknya.
Selain itu, ada pula perbedaan antara dupe dan barang palsu atau counterfeit. Dupe umumnya merujuk pada produk alternatif yang terinspirasi atau memiliki kemiripan dengan produk populer, sedangkan barang counterfeit biasanya dibuat dengan meniru identitas merek asli dan dipasarkan seolah-olah merupakan produk tersebut.
Fenomena dupe menunjukkan bahwa cara orang berbelanja sekarang semakin berubah. Konsumen tidak selalu mencari barang dengan harga paling mahal, tetapi mulai mempertimbangkan fungsi, tampilan, pengalaman, dan tentunya kemampuan finansial.
Di satu sisi, dupe bisa menjadi pilihan bagi mereka yang ingin lebih hemat. Namun di sisi lain, konsumen tetap perlu menjadi pembeli yang cerdas dan tidak langsung percaya hanya karena sebuah produk sedang viral.
Karena pada akhirnya, barang murah belum tentu pilihan yang tepat, dan barang mahal juga belum tentu selalu menjadi satu-satunya pilihan.
Jadi, kalau kamu sendiri, lebih pilih barang original yang mahal, atau berburu dupe dengan harga yang lebih bersahabat?
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....