Cara Mengatasi Picky Eater pada Anak Usia 2–3 Tahun
- 18 Sep 2026 12:07 WIB
- Serui
RRI.CO.ID, Serui - Fase picky eater atau milih-milih makanan sangat umum terjadi pada anak usia 2–3 tahun. Di rentang usia ini, laju pertumbuhan anak mulai melambat dibanding masa bayi, sehingga nafsu makan mereka bisa fluktuatif. Selain itu, dorongan untuk mandiri membuat anak ingin memegang kendali atas apa yang masuk ke mulutnya.
Beberapa strategi efektif yang bisa diterapkan untuk mengatasi anak picky eater:
Sajikan Porsi Kecil dengan Makanan yang Familiar Porsi besar bisa membuat balita merasa kewalahan sebelum mulai makan. Sajikan porsi kecil dan selalu sertakan setidaknya satu jenis makanan yang sudah pasti disukai anak di dalam piringnya bersama makanan baru.
Terapkan Aturan Waktu Makan yang Konsisten Buat jadwal makan besar dan camilan yang teratur setiap hari (jarak sekitar 2–3 jam). Batasi durasi makan maksimal 30 menit. Jika anak menolak makan setelah waktu habis, rapikan meja tanpa marah atau menyindir.
Ciptakan Suasana Makan yang Menyenangkan Jauhkan gangguan seperti TV, gawai (gadget), atau mainan saat makan. Usahakan makan bersama di meja makan karena balita adalah peniru yang hebat; melihat orang tua menikmati makanan akan memicu rasa penasaran mereka.
Libatkan Anak dalam Persiapan Makanan Ajak anak memilih buah di pasar swalayan atau mencuci sayur di dapur. Keterlibatan ini membuat anak merasa memiliki andil dan lebih antusias untuk mencicipi hasil masakannya.
Variasikan Bentuk dan Tekstur Makanan Jika anak menolak sayur potong, coba olah menjadi sup purée, campuran nugget rumahan, atau cetak makanan menggunakan cetakan karakter lucu untuk menarik perhatiannya.
Hindari Menjadikan Makanan sebagai Hadiah atau Hukuman Menggunakan makanan manis sebagai imbalan ("Kalau habis sayurnya, nanti boleh makan es krim") justru membuat anak menganggap sayur sebagai hukuman dan es krim sebagai hal yang jauh lebih berharga.
Perubahan kebiasaan makan memerlukan waktu dan kesabaran. Terus kenalkan makanan baru secara berkala tanpa paksaan hingga anak merasa familiar dan mau mencobanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....