Sering Bikin Kulkas Bau? Cek 10 Makanan Lama yang Wajib Dibuang
- 02 Sep 2026 09:50 WIB
- Serui
Poin Utama
- Kenali makanan di kulkas yang harus dibuang jika sudah lama disimpan.
- Selain mencegah kulkas bau, kebiasaan ini juga membantu menjaga kebersihan dan keamanan makanan.
RRI.CO.ID, Serui - Kulkas memang menjadi tempat andalan untuk memperpanjang masa simpan makanan. Namun, bukan berarti semua bahan makanan bisa dibiarkan berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu di dalam lemari pendingin.
Makanan yang terlalu lama disimpan dapat mengalami perubahan rasa, tekstur, dan aroma. Dalam kondisi tertentu, makanan yang sudah rusak juga bisa menjadi salah satu penyebab kulkas mengeluarkan bau tak sedap.
Karena itu, penting untuk rutin memeriksa isi kulkas dan segera membuang makanan yang sudah tidak layak dikonsumsi. Lantas, makanan apa saja yang sebaiknya tidak lagi disimpan jika sudah terlalu lama?
1. Sisa makanan matang yang terlupakan
Sisa lauk, sayuran, nasi, atau makanan rumahan yang sudah beberapa hari berada di kulkas perlu diperiksa kembali sebelum dikonsumsi.
Makanan matang yang disimpan terlalu lama dapat mengalami penurunan kualitas. Apalagi jika wadahnya tidak tertutup rapat, aroma makanan dapat menyebar dan membuat bagian dalam kulkas ikut berbau.
Sebaiknya, beri label tanggal pada wadah makanan agar lebih mudah mengetahui kapan makanan tersebut dimasukkan ke kulkas.
2. Daging mentah yang sudah berubah aroma
Daging sapi, ayam, maupun jenis daging lainnya membutuhkan perhatian khusus. Jika daging yang disimpan di kulkas mulai mengeluarkan bau menyengat yang tidak biasa, terasa berlendir, atau menunjukkan perubahan kualitas yang mencurigakan, jangan mengambil risiko untuk mengolahnya.
Daging yang sudah tidak layak sebaiknya segera dikeluarkan dari kulkas dan dibuang dengan cara yang aman. Jangan mencoba menutupi aroma tersebut dengan bumbu atau mencucinya agar terlihat lebih segar.
3. Ikan dan makanan laut yang sudah tidak segar
Ikan, udang, cumi-cumi, dan makanan laut lainnya cenderung menghasilkan aroma kuat ketika kualitasnya mulai menurun.
Jika seafood yang disimpan di kulkas sudah mengeluarkan bau yang menyengat, teksturnya berubah, atau kondisinya terlihat tidak seperti saat pertama disimpan, sebaiknya tidak dikonsumsi.
Makanan laut yang rusak juga dapat membuat kulkas bau amis dan mengganggu aroma bahan makanan lain di sekitarnya.
4. Sayuran yang sudah busuk atau berlendir
Sayuran memang tidak selalu langsung mengeluarkan bau ketika kualitasnya menurun. Namun, daun yang membusuk, permukaan berlendir, atau bagian yang sudah berjamur menjadi tanda bahwa sayuran tersebut perlu disingkirkan.
Satu sayuran yang membusuk juga dapat memengaruhi bahan makanan lain yang berada di laci penyimpanan. Karena itu, jangan menunggu sampai seluruh isi laci ikut rusak.
5. Buah yang sudah terlalu matang dan berjamur
Buah yang terlalu matang sebaiknya segera diperiksa, terutama jika sudah muncul bagian lembek, berair, atau berjamur.
Jangan hanya membuang bagian yang terlihat rusak jika jamur sudah menyebar pada buah yang teksturnya lunak. Lebih aman membuang buah tersebut agar tidak mencemari makanan lain.
Buah yang membusuk juga dapat meninggalkan aroma manis atau asam yang cukup kuat di dalam kulkas.
6. Produk susu yang sudah melewati masa simpannya
Susu, yoghurt, krim, dan produk olahan susu lainnya perlu diperiksa secara berkala. Selain melihat tanggal pada kemasan, perhatikan pula perubahan aroma, tekstur, atau tampilan.
Jika produk sudah menunjukkan tanda kerusakan, sebaiknya jangan dipaksakan untuk dikonsumsi hanya karena kemasannya masih terlihat baik.
7. Keju yang sudah ditumbuhi jamur tidak sesuai jenisnya
Tidak semua jamur pada keju berarti produk tersebut rusak karena beberapa jenis keju memang dibuat menggunakan kultur jamur. Namun, jika keju yang seharusnya tidak berjamur tiba-tiba memiliki pertumbuhan jamur yang tidak biasa, produk tersebut perlu diperiksa dan, bila sudah rusak, dibuang.
Keju yang disimpan terlalu lama juga bisa menghasilkan aroma yang sangat kuat dan memengaruhi bau di dalam kulkas.
8. Telur yang sudah lama tersimpan
Telur termasuk bahan makanan yang sering terlupakan di dalam kulkas. Karena itu, periksa kembali telur yang sudah lama disimpan dan pastikan kondisinya masih baik sebelum digunakan.
Hindari menggunakan telur yang cangkangnya retak, kotor secara tidak wajar, atau menunjukkan tanda kerusakan. Penyimpanan yang rapi juga membantu mencegah telur pecah dan mencemari makanan lain.
9. Saus atau bumbu yang sudah berubah kondisi
Botol saus, sambal, selai, dan bumbu lainnya sering kali tersimpan lama karena penggunaannya tidak setiap hari.
Periksa produk yang sudah lama terbuka. Jika terdapat perubahan warna, tekstur, aroma, atau tanda pertumbuhan jamur, sebaiknya segera dibuang. Jangan menganggap makanan dalam botol selalu aman hanya karena kandungan garam, gula, atau bahan pengawetnya.
10. Makanan berjamur
Makanan yang sudah ditumbuhi jamur sebaiknya tidak dianggap sepele. Pada beberapa makanan, pertumbuhan jamur dapat berkembang lebih jauh dari bagian yang terlihat oleh mata.
Jika menemukan makanan berjamur di kulkas, segera pisahkan dari bahan makanan lainnya. Bersihkan area penyimpanan yang terkena makanan tersebut agar tidak meninggalkan bau maupun sisa kontaminasi.
Jangan Hanya Mengandalkan Bau untuk Menentukan Makanan Rusak
Bau memang bisa menjadi salah satu tanda makanan mengalami kerusakan, tetapi bukan satu-satunya indikator. Ada makanan yang tampak dan beraroma normal, tetapi tetap tidak aman dikonsumsi setelah disimpan dalam kondisi atau waktu yang tidak tepat.
Karena itu, perhatikan juga lama penyimpanan, kondisi kemasan, perubahan tekstur, warna, serta cara makanan tersebut disimpan.
Cara Mencegah Kulkas Mengeluarkan Aroma Tak Sedap
Selain membuang makanan yang sudah rusak, kebersihan kulkas perlu dijaga secara rutin. Beberapa kebiasaan sederhana yang bisa dilakukan antara lain:
- Periksa isi kulkas secara berkala dan singkirkan makanan yang sudah tidak layak.
- Simpan makanan matang dalam wadah tertutup.
- Beri tanggal pada makanan yang baru dimasukkan ke kulkas.
- Hindari menyimpan makanan yang masih panas secara sembarangan.
- Segera bersihkan tumpahan makanan atau cairan dari daging dan seafood.
- Jangan membuat kulkas terlalu penuh agar udara dingin dapat bersirkulasi dengan baik.
- Bersihkan rak, laci, dan bagian dalam kulkas secara rutin.
Kulkas yang bersih bukan hanya membuat dapur terasa lebih nyaman. Kebiasaan memeriksa dan mengelola makanan dengan baik juga membantu mengurangi pemborosan sekaligus menjaga kualitas bahan makanan yang dikonsumsi keluarga.
Jadi, jangan menunggu sampai kulkas bau baru memeriksa isinya. Luangkan waktu beberapa menit untuk mengecek makanan yang sudah lama tersimpan dan segera singkirkan produk yang sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....