Business Matching Berau Buka Akses Pembiayaan UMKM

  • 03 Okt 2026 07:11 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau memperkuat akses pembiayaan UMKM melalui Business Matching bersama Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang RPJPD Bapelitbang, Jumat, 2 Oktober 2026. Agenda ini juga dirangkai dengan edukasi keuangan, layanan Desk SLIK-OJK, serta pengenalan pencatatan keuangan melalui aplikasi SIAPIK-BI.

Mewakili Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said, mengatakan Business Matching menjadi salah satu upaya mempertemukan pelaku usaha dengan lembaga pembiayaan. Pertemuan itu diharapkan membuka peluang kerja sama sekaligus memperluas akses permodalan bagi UMKM.

“Melalui agenda ini diharapkan UMKM mampu memperluas jaringan pasar, sehingga produk-produk lokal dapat bersaing di tingkat nasional,” ujar Said.

Menurut Said, akses pembiayaan perlu berjalan bersama dengan kemampuan pelaku usaha mengelola keuangan. Pemahaman tersebut dinilai penting agar modal yang diperoleh dapat mendukung keberlanjutan usaha.

Ia juga mendorong pelaku UMKM memanfaatkan perkembangan pemasaran digital untuk memperluas jangkauan pasar. Dengan pengelolaan usaha yang lebih baik, UMKM diharapkan dapat berkembang dan memberi dampak terhadap perekonomian keluarga.

“Akses peminjaman modal bagi UMKM perlu dipermudah dengan tetap memenuhi persyaratan yang berlaku,” kata Said.

Dalam kegiatan tersebut, pelaku UMKM juga memperoleh layanan Desk SLIK-OJK. Layanan ini membantu peserta memperoleh informasi resmi mengenai riwayat kredit sebagai bagian dari persiapan mengakses pembiayaan.

Selain itu, Bank Indonesia memperkenalkan aplikasi SIAPIK untuk membantu pelaku usaha melakukan pencatatan keuangan secara lebih terstruktur. Pencatatan tersebut dapat membantu pelaku UMKM mengetahui kondisi keuangan usahanya.

Business Matching juga mempertemukan pelaku UMKM dengan sejumlah lembaga jasa keuangan. Lembaga yang hadir antara lain Bankaltimtara, Bank Mandiri, BRI, BNI, dan Pegadaian.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur Pratama Wibawa dan Kepala Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Kaltim-Kaltara Yulianta.

Said berharap kolaborasi Pemkab Berau, BI, dan OJK dapat terus diperkuat. Sinergi tersebut diharapkan membantu UMKM meningkatkan kapasitas usaha sekaligus mendorong komoditas lokal masuk ke pasar yang lebih luas.

“Atas nama Pemkab Berau, kami menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya agenda strategis ini. Semoga seluruh peserta dapat memanfaatkan momentum ini secara maksimal,” ucap Said.

Ia berharap, penguatan UMKM dapat mendukung terwujudnya perekonomian Berau yang lebih maju dan mandiri. Pelaku usaha juga diharapkan mampu membawa produk lokal dan UMKM Berau naik kelas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....