Jembatan Garuda Berau Buka Akses, Aktivitas Sosial Maupun Ekonomi Bergerak Cepat

  • 15 Agt 2026 09:39 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Berau – Dua hari setelah diresmikan, Jembatan Perintis Garuda di Kampung Labanan Makmur, Kabupaten Berau, mulai diarahkan menjadi penguat konektivitas masyarakat.

Jembatan tersebut merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur nasional yang diresmikan serentak pada Kamis, 13 Agustus 2026. Peresmian dilakukan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui konferensi video dan diikuti sejumlah daerah penerima program.

Di Kabupaten Berau, peresmian dipusatkan di Kampung Labanan Makmur, Kecamatan Teluk Bayur. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas hadir dalam kegiatan tersebut bersama unsur pemerintah daerah dan pihak terkait.

Program Jembatan Perintis Garuda disebut telah menjangkau sekitar 2.500 titik pembangunan jembatan di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut juga berjalan bersamaan dengan pembangunan sekitar 3.000 titik fasilitas air bersih.

Bagi Kabupaten Berau, kehadiran jembatan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik. Infrastruktur tersebut diharapkan menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses dan mobilitas yang lebih mudah.

Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat serta TNI dan Polri yang mendukung pembangunan Jembatan Perintis Garuda. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi penting ketika pemerintah daerah dan pemerintah pusat menghadapi kebijakan efisiensi anggaran.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh TNI dan Polri melalui pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini,” ujar Sri Juniarsih Mas.

Menurut Sri Juniarsih, pembangunan infrastruktur melalui kolaborasi lintas lembaga menunjukkan bahwa kebutuhan dasar masyarakat tetap dapat diupayakan. Jembatan menjadi salah satu fasilitas yang langsung berkaitan dengan aktivitas warga dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.

“Ini merupakan hal yang sangat dibutuhkan di tengah efisiensi saat ini. Dengan kolaborasi TNI, Polri, dan pemerintah daerah, kita dapat memberikan fasilitas terbaik bagi masyarakat serta memudahkan akses dan mobilitas masyarakat,” katanya.

Kemudahan akses tersebut memiliki dampak yang lebih luas bagi masyarakat sekitar. Jembatan dapat memperkuat konektivitas antarkawasan sekaligus mendukung pergerakan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sosial maupun ekonomi.

Dalam konteks ekonomi lokal, akses transportasi yang lebih baik dapat membantu memperlancar distribusi barang dan jasa. Kondisi tersebut diharapkan membuka ruang yang lebih besar bagi masyarakat untuk mengembangkan aktivitas ekonomi dengan dukungan infrastruktur yang memadai.

Sri Juniarsih menilai manfaat pembangunan jembatan pada akhirnya tidak hanya diukur dari keberadaan konstruksi fisiknya. Dampak terhadap mobilitas dan perkembangan ekonomi masyarakat menjadi bagian penting dari keberlanjutan pembangunan infrastruktur.

“Dengan adanya akses yang semakin mudah, tentu ini akan memberikan dampak yang luar biasa terhadap perkembangan ekonomi masyarakat,” ucapnya.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Berau sekaligus memperlihatkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, TNI, Polri, dan unsur terkait dalam menghadirkan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.

Setelah peresmian, perhatian berikutnya adalah memastikan fasilitas tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi warga. Akses yang semakin terbuka diharapkan dapat memperkuat konektivitas, memperlancar aktivitas masyarakat, dan mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan Labanan Makmur dan sekitarnya.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....