Haornas 2026 Bupati PPU Ajak Anak Biasakan Hidup Sehat sejak Dini

  • 09 Sep 2026 14:25 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Penajam – Peringatan Hari Olahraga Nasional atau Haornas 2026 di Penajam Paser Utara menjadi momentum menanamkan kebiasaan hidup sehat kepada anak sejak usia dini. Bupati PPU Mudyat Noor mengajak orang tua dan guru membiasakan anak aktif bergerak melalui kegiatan yang menyenangkan.

Pesan tersebut disampaikan Mudyat saat mengikuti kegiatan Haornas bersama ratusan anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kabupaten PPU di halaman Kantor Bupati PPU, Rabu, 9 September 2026. Kegiatan yang digelar Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) PPU itu diisi aktivitas olahraga, bermain, dan bergerak bersama.

Mudyat menilai olahraga bagi anak tidak sekadar menjaga kebugaran tubuh. Aktivitas fisik juga menjadi sarana membangun disiplin, kepercayaan diri, kemampuan bekerja sama, serta kebiasaan menjaga kesehatan.

“Anak-anak yang sehat akan lebih siap untuk belajar, bermain, bersosialisasi dan berkembang menjadi generasi yang berkualitas,” kata Mudyat.

Menurutnya, kebiasaan berolahraga perlu dibangun secara konsisten dan tidak hanya muncul ketika peringatan Haornas. Lingkungan keluarga dan sekolah dinilai memiliki peran penting untuk membuat aktivitas fisik menjadi bagian dari keseharian anak.

Mudyat juga mengapresiasi para guru TK dan tenaga pendidik yang mendampingi proses tumbuh kembang anak. Pendidikan usia dini, menurutnya, tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengenal angka dan huruf.

“Pendidikan anak usia dini bukan hanya tentang mengenalkan angka dan huruf, tetapi juga membangun karakter, kemandirian, kesehatan serta rasa percaya diri mereka,” ucapnya.

Kepada anak-anak yang mengikuti kegiatan, Mudyat berpesan agar tidak malas bergerak dan tidak takut berkeringat. Ia menekankan olahraga bersama bukan mengenai siapa yang paling cepat atau kuat, melainkan membangun kegembiraan dan kebiasaan hidup aktif.

“Anak yang sehat adalah anak yang hebat. Hari ini kita olahraga bukan untuk mencari siapa yang paling cepat atau paling kuat,” katanya.

Ketua Bunda PAUD Kabupaten PPU Dewi Yuliana juga mengajak guru dan orang tua memberikan pendampingan terbaik bagi anak. Ia meminta guru TK menciptakan proses belajar yang menyenangkan sekaligus menanamkan nilai kebaikan dan akhlak sejak dini.

“Jadilah guru yang menyenangkan. Senantiasa tanamkan nilai-nilai kebaikan di dalam diri mereka, karena mereka adalah generasi penerus yang nantinya akan menggantikan kita,” kata Dewi.

Dewi menilai anak tidak cukup hanya dibekali kecerdasan dan pengetahuan. Karakter, kepribadian, dan akhlak juga perlu dibangun melalui sinergi antara sekolah dan keluarga.

Ia mengapresiasi kesabaran dan ketulusan para guru TK dalam mendampingi anak dengan beragam karakter. Menurutnya, guru perlu menghadirkan suasana pembelajaran yang aktif, kreatif, dan sesuai dengan dunia anak.

“Ciptakanlah suasana belajar yang menyenangkan buat mereka. Jadilah guru yang disegani, bukan yang ditakuti,” ucapnya.

Dewi juga mengingatkan orang tua memastikan anak sarapan sebelum berangkat sekolah. Asupan tersebut dibutuhkan agar anak memiliki energi untuk mengikuti aktivitas belajar maupun kegiatan fisik.

Melalui Haornas 2026, Pemkab PPU berharap aktivitas fisik dapat menjadi kebiasaan yang tumbuh dari lingkungan keluarga dan sekolah. Kebiasaan tersebut diharapkan mendukung anak tumbuh sehat, ceria, percaya diri, dan berkarakter.

Kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin dan sejumlah pejabat terkait. Ratusan anak PAUD mengikuti kegiatan bersama guru dan orang tua sebagai pendamping.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....