Polres PPU Gelar Lomba Polisi Cilik Antar-SD

  • 17 Sep 2026 14:15 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Penajam – Polres Penajam Paser Utara menggelar Lomba Polisi Cilik tingkat Kabupaten PPU dalam rangka HUT Lalu Lintas ke-71, Kamis, 17 September 2026. Kegiatan diikuti 17 sekolah dasar dan menjadi sarana pembentukan disiplin serta keselamatan berlalu lintas sejak dini.

Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara mengatakan lomba Polisi Cilik tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi pelajar. Kegiatan tersebut juga dirancang untuk menanamkan disiplin, kerja sama, kekompakan, dan membangun kedekatan antara polisi dengan anak-anak.

“Tujuan kami adalah menanamkan nilai kebaikan kepada anak-anak melalui pengalaman disiplin, kerja sama dan kekompakan. Tentunya juga untuk mendekatkan polisi dengan anak-anak,” kata Andreas.

Menurutnya, pendekatan melalui kegiatan yang edukatif diharapkan dapat memberikan pengalaman positif kepada pelajar. Polisi juga ingin membangun pandangan bahwa kehadiran kepolisian dapat menjadi bagian dari lingkungan anak.

Melalui kegiatan tersebut, pelajar juga mendapat ruang untuk mengembangkan potensi dan prestasi. Para peserta yang berhasil di tingkat kabupaten berkesempatan mengikuti kompetisi pada tingkat Provinsi Kalimantan Timur hingga nasional.

Antusiasme peserta tahun ini turut terlihat dari jumlah sekolah yang berpartisipasi. Sebanyak 17 sekolah dasar mengirimkan perwakilannya untuk mengikuti berbagai materi perlombaan.

Materi yang dilombakan meliputi baris-berbaris, formasi, kekompakan, kedisiplinan, keseragaman, hingga semangat juang peserta. Aspek tersebut menjadi bagian dari penilaian kemampuan peserta dalam bekerja sama sebagai satu tim.

Selain Polisi Cilik, Polres PPU juga memperkenalkan dan mengembangkan Patroli Keamanan Sekolah atau PKS. Program tersebut diarahkan untuk membangun keterlibatan pelajar dalam menciptakan ketertiban dan keselamatan lalu lintas di lingkungan sekolah.

Kasat Lantas Polres PPU AKP Dedik I. Prasetyo menjelaskan pembinaan PKS dilakukan melalui kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Siswa yang memiliki minat akan mendapatkan pelatihan sebelum menjalankan tugas di lingkungan sekolah masing-masing.

“Para siswa yang memiliki minat akan ditampung dan diberikan pelatihan, kemudian menjalankan tugas di lingkungan sekolah masing-masing dengan tetap mendapatkan pendampingan dan pemantauan dari personel Satlantas,” ucap Dedik.

Pembinaan tersebut diarahkan untuk terus dikembangkan hingga terbentuk satu peleton PKS yang dapat menjalankan tugas secara bergantian di lingkungan sekolah. Dengan pola tersebut, edukasi keselamatan berlalu lintas diharapkan tidak hanya berlangsung melalui kegiatan kepolisian.

Menurut Dedik, keterlibatan pelajar melalui PKS dapat menjadi bagian dari pembentukan budaya tertib berlalu lintas di lingkungan sekolah. Pesan keselamatan lalu lintas juga dapat disampaikan melalui peran aktif siswa kepada teman-temannya.

Lomba Polisi Cilik dan pembinaan PKS menjadi bagian dari pendekatan Polres PPU dalam mengenalkan keselamatan lalu lintas kepada generasi muda. Kegiatan dikemas melalui kompetisi dan aktivitas sekolah agar nilai disiplin serta kepedulian terhadap keselamatan dapat diterapkan dalam keseharian.

Melalui semangat Polisi Sahabat Anak, Polres PPU berharap para pelajar dapat tumbuh menjadi generasi yang disiplin, kompak, peduli terhadap keselamatan, dan mampu memberikan contoh positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....