Temindung Creative Hub Samarinda Jadi Pusat Kreativitas pada Akhir Pekan
- 27 Agt 2026 19:42 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Temindung Creative Hub (TCH) Samarinda menjadi pusat aktivitas kreatif pada akhir pekan ini melalui rangkaian kegiatan yang digelar Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutup perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Berlangsung pada 26–29 Agustus 2026, tiga agenda utama disiapkan untuk memfasilitasi pelaku ekonomi kreatif sekaligus menghibur masyarakat.
Dikutip dari laman Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, kaltimprov.go.id, Kamis 27 Agustus 2026, kegiatan tersebut meliputi Workshop Pengembangan Film Pendek pada 26–27 Agustus, Pameran Foto dan Pengumuman Pemenang Lomba Foto dan Vlog pada 27–29 Agustus, serta Festival Film Akhir Pekan yang berlangsung selama tiga hari, 27–29 Agustus 2026.
Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Timur, Muhammad Faisal, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi wadah bagi generasi muda dan pelaku ekonomi kreatif untuk mengembangkan kemampuan sekaligus memperluas jejaring di bidang perfilman dan fotografi.
“Pagi tadi sudah dibuka workshop pengembangan film pendek yang diikuti 30 peserta, mulai pelajar, mahasiswa hingga umum. Dengan narasumber praktisi dan penggiat film Kaltim yang handal, mudah-mudahan para sineas muda bisa menggali pengetahuan dan wawasan lebih baik,” ujar Faisal, Rabu 26 Agustus 2026.
Antusiasme peserta terhadap berbagai lomba yang digelar juga cukup tinggi. Lomba Foto diikuti 78 peserta, sedangkan Lomba Vlog diikuti 38 peserta. Adapun Festival Film Pendek berhasil menarik partisipasi sebanyak 111 karya film dari berbagai daerah.
Festival Film Akhir Pekan menghadirkan empat kategori, yakni Nonkompetisi, Pelajar, Mahasiswa, dan Umum. Seluruh film yang masuk nominasi akan diputar selama festival berlangsung dan dinilai oleh dewan juri sebelum diumumkan pada malam penganugerahan atau awarding yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu malam.
Pada kategori Pelajar, film yang berhasil masuk nominasi adalah Pertunjukan Terakhir, Alone, dan Sampai Jumpa di Luasnya Samudra.
Sementara itu, kategori Mahasiswa menampilkan tiga karya, yakni Siti’s Promise, Sangkar, dan Gina.
Untuk kategori Umum, terdapat enam film yang bersaing, yakni The Balloon Is a Life Never Celebrated, Fractura, Betarsul, Nama Pertama, Tanpa Bisikan, dan Intel Tepi Gerobak.
Adapun kategori Nonkompetisi menghadirkan tujuh film, yaitu Sugeng Ndadi, Reparasi Memori, HOPE, Film Gigi, Ting-ting Dance with Breathes Hope, Kodok Ning Jero Batok, dan WUK.
Menariknya, festival tersebut tidak hanya diikuti sineas dari Kalimantan Timur. Sejumlah karya berasal dari luar daerah, bahkan terdapat dua film internasional dari Brasil.
“Cukup bangga, event ini ternyata juga menghadirkan film yang berasal dari luar Kaltim. Bahkan ada dua film dari luar Indonesia, berasal dari Brasil,” kata Faisal.
Ia berharap kehadiran karya dari berbagai daerah dan mancanegara dapat memperkaya wawasan sineas lokal sekaligus meningkatkan kualitas festival yang digelar di Kalimantan Timur.
Muhammad Faisal juga mengajak masyarakat memanfaatkan akhir pekan dengan mengunjungi Temindung Creative Hub. Selain menikmati pameran foto hasil karya peserta lomba, pengunjung dapat menyaksikan pemutaran film pendek terbaik yang masuk nominasi Festival Film Akhir Pekan.
“Silakan datang ke Temindung Creative Hub tanggal 27–29 Agustus 2026, dari pagi hingga malam. Ada pameran foto peserta lomba dan pemutaran film pendek para nominasi Festival Film Akhir Pekan,” ujarnya.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berharap dapat terus mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif, memperkuat ekosistem perfilman daerah, serta membuka ruang ekspresi bagi talenta muda yang memiliki potensi di bidang seni dan budaya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....