Ojol PPU Didorong Jadi Pelopor Keselamatan di Jalan Raya

  • 21 Agt 2026 08:59 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Penajam Paser Utara – Pengemudi ojek online memiliki mobilitas tinggi dan bersentuhan langsung dengan banyak pengguna jalan setiap hari. Kondisi tersebut membuat komunitas ojol dinilai strategis untuk ikut membangun budaya keselamatan berlalu lintas di Penajam Paser Utara.

Peran tersebut diperkuat melalui program Polantas Menyapa yang digelar Satuan Lalu Lintas Polres PPU bersama PT Jasa Raharja dan komunitas ojek online Kabupaten PPU di Ruang Catur Prasetya Polres PPU, Kamis, 20 Agustus 2026.

Kegiatan tidak hanya berisi imbauan mengenai aturan lalu lintas. Forum tersebut menjadi ruang komunikasi antara kepolisian, Jasa Raharja, dan pengemudi ojol untuk membahas keselamatan berkendara sekaligus perlindungan bagi korban kecelakaan lalu lintas.

Pengemudi diingatkan menggunakan helm berstandar SNI, memastikan kelengkapan surat kendaraan, mematuhi rambu lalu lintas, serta tidak menggunakan telepon genggam ketika berkendara.

Pesan tersebut menjadi penting karena aktivitas ojol menuntut pengemudi berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain dalam intensitas tinggi. Keselamatan perlu ditempatkan sebagai bagian dari pekerjaan, bukan sekadar kewajiban ketika berada di jalan.

Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara melalui Kasat Lantas AKP Dedik I. Prasetyo mengatakan, pengemudi ojol dapat mengambil peran lebih luas dalam membangun kesadaran keselamatan di jalan.

“Keselamatan berlalu lintas harus menjadi budaya dan kebutuhan bersama. Kami mengajak rekan-rekan pengemudi ojek online untuk menjadi pelopor keselamatan, mematuhi aturan, serta memberikan contoh positif kepada pengguna jalan lainnya,” ujar Dedik.

Menurutnya, pengemudi ojol tidak hanya menjadi pengguna jalan. Dengan interaksi yang luas bersama pelanggan dan masyarakat, mereka juga dapat menyampaikan kembali pesan keselamatan kepada lingkungan sekitarnya.

Karena itu, kepatuhan pengemudi terhadap aturan lalu lintas diharapkan menjadi contoh yang dapat dilihat langsung pengguna jalan lainnya. Kebiasaan sederhana seperti memakai helm dan tidak menggunakan ponsel saat berkendara menjadi bagian dari upaya mencegah kecelakaan.

Selain aspek keselamatan, kegiatan tersebut juga memberikan pemahaman mengenai perlindungan bagi korban kecelakaan lalu lintas. PT Jasa Raharja menjelaskan bentuk pelayanan dan mekanisme perlindungan yang dapat diberikan kepada masyarakat.

Informasi tersebut dinilai penting bagi pengemudi ojol karena aktivitas mereka memiliki tingkat mobilitas tinggi. Pemahaman mengenai layanan pascakecelakaan diharapkan membuat pengemudi mengetahui langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi peristiwa kecelakaan.

Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Kalimantan Timur Gentur Anggoro Waseso turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama perwakilan Jasa Raharja Kabupaten PPU. Forum juga diikuti Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Kaltim Kompol Ropiyani, personel kepolisian, serta komunitas ojol.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa keselamatan lalu lintas membutuhkan kerja bersama. Kepolisian memiliki fungsi edukasi dan penegakan aturan, sementara komunitas pengguna jalan dapat membantu membangun kebiasaan berkendara yang lebih aman.

Dedik menegaskan, kepolisian tidak dapat bekerja sendiri dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Kemitraan dengan komunitas ojol diharapkan terus berkembang menjadi komunikasi dua arah. Pengemudi tidak hanya menerima imbauan, tetapi juga dapat menyampaikan persoalan yang mereka temui selama beraktivitas di jalan.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun keselamatan lalu lintas melalui edukasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Pesan keselamatan diharapkan tidak berhenti di ruang pertemuan, tetapi diterapkan setiap kali pengemudi menjalankan aktivitas.

Komunitas ojol Kabupaten PPU merespons positif kegiatan tersebut. Selain memperkuat hubungan dengan kepolisian dan Jasa Raharja, para pengemudi memperoleh pemahaman mengenai keselamatan berkendara dan layanan perlindungan bagi korban kecelakaan.

Melalui Polantas Menyapa, Polres PPU bersama PT Jasa Raharja mendorong pengemudi ojol menjadi bagian dari ekosistem keselamatan lalu lintas. Harapannya, semakin banyak pengguna jalan yang menyadari bahwa keselamatan bukan hanya urusan petugas, melainkan tanggung jawab bersama.



google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....