Karhutla Hanguskan Dua Hektare Lahan di Sangasanga Kabupaten Kutai Kartanegara
- 20 Agt 2026 13:43 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Jalan Budiono, Kelurahan Sangasanga Muara, Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rabu 19 Agustus 2026. Kebakaran menghanguskan lahan seluas sekitar dua hektare.
Petugas Pusdalops BPBD Provinsi Kaltim, Muriono, menyampaikan laporan penanganan kebakaran tersebut berdasarkan informasi dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Pos Damkar Matan Sektor Kecamatan Sangasanga.
Laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 13.41 WITA. Penanganan berlangsung hingga sekitar pukul 14.34 WITA di lokasi kejadian, Jalan Budiono, Kelurahan Sangasanga Muara.
“Lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar dua hektare dan tidak ada bangunan yang terdampak dalam kejadian ini,” ucap Muriono.
Berdasarkan laporan petugas di lapangan, penyebab kebakaran diduga akibat panas ekstrem. Kondisi tersebut berpotensi membuat vegetasi dan lahan kering mudah terbakar serta mempercepat penyebaran api.
Dalam penanganan karhutla tersebut, Regu 1, Regu 2, dan Regu 3 dikerahkan untuk melakukan pemadaman dan pengendalian api di lokasi.
Sejumlah unit turut digunakan dalam operasi pemadaman, yakni L300 Redkar dan WT5000 Redkar. Petugas juga membawa sejumlah peralatan pendukung, seperti satu roll hose 2,5 inci, lima roll hose 1,5 inci, Y Connector, serta nozzle 1,5 inci.
Penanganan kebakaran melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Redkar Kota Juang, Redkar Wadah Batuah, Redkar Muara, PT Equalindo, Babinsa, dan Babinkamtibmas. Sinergi antarunsur tersebut dilakukan untuk mempercepat proses pemadaman dan memastikan api dapat dikendalikan.
Tidak terdapat laporan mengenai korban luka-luka maupun korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Selain itu, laporan petugas juga menyebutkan tidak ada bangunan yang terdampak akibat kebakaran lahan.
Petugas mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, terutama ketika kondisi cuaca panas dan lahan dalam keadaan kering. Aktivitas yang dapat memicu munculnya api di kawasan lahan terbuka perlu dihindari.
Muriono mengatakan penanganan karhutla dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan petugas pemadam, relawan, unsur perusahaan, serta aparat kewilayahan. Upaya tersebut penting untuk mencegah api meluas ke area lain, katanya.
Kebakaran lahan di Sangasanga Muara ini menjadi salah satu kejadian karhutla yang mendapat penanganan petugas di wilayah Kalimantan Timur. Masyarakat diimbau segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin, ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....