PWI Kaltim: Pers Merdeka Syarat Publik Mendapat Informasi Benar
- 17 Agt 2026 08:26 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Kemerdekaan pers kembali menjadi sorotan dalam refleksi HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan PWI Kalimantan Timur. Pers yang merdeka dinilai menjadi syarat penting agar masyarakat memperoleh informasi yang benar.
Ketua PWI Kalimantan Timur Abdurrahman Amin mengatakan, rangkaian peringatan kemerdekaan di Kantor PWI Kaltim tidak hanya dimaknai sebagai simbol perayaan. Momentum tersebut sekaligus menjadi refleksi mengenai posisi pers dalam kehidupan berbangsa dan pemenuhan hak masyarakat atas informasi.
Menurut Abdurrahman, kemerdekaan Indonesia tidak dapat dipisahkan dari kemerdekaan pers. Sebab, pers memiliki tanggung jawab menjalankan fungsi kontrol kritis terhadap pemerintah sekaligus tetap menjadi bagian dari negara.
“Ketika kita bicara tentang kemerdekaan, satu hal yang tidak bisa dilepaskan adalah kemerdekaan pers,” kata Abdurrahman Amin usai rangkaian kegiatan di Kantor PWI Kaltim, Senin, 17 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, sikap kritis pers terhadap pemerintah bukan berarti menempatkan wartawan sebagai pihak yang berada di luar pemerintahan atau negara. Kritik melalui kerja jurnalistik justru menjadi bagian dari kontribusi pers dalam mengawal kepentingan publik.
Abdurrahman menyebut, pesan tersebut juga tercermin dalam doa yang disampaikan pada rangkaian kegiatan. Menurutnya, terdapat pesan kritik mengenai pentingnya menjaga ruang kebebasan pers agar wartawan dapat menjalankan fungsi jurnalistik secara bertanggung jawab.
“Peran pers itu sebagai bentuk sparing kritis terhadap pemerintah, sehingga bukan berarti kita di luar pemerintahan, bukan berarti kita di luar negara ini,” ujarnya.
Dalam pandangannya, persoalan kemerdekaan pers pada akhirnya berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat. Ketika wartawan memiliki ruang yang bebas untuk mencari, mengolah, dan menyampaikan informasi, publik memiliki kesempatan lebih besar memperoleh informasi yang benar.
Karena itu, kemerdekaan pers tidak semestinya hanya dipandang sebagai kepentingan profesi wartawan. Kebebasan tersebut memiliki konsekuensi yang lebih luas karena berkaitan dengan hak masyarakat mendapatkan informasi.
Abdurrahman menegaskan, kerja jurnalistik merupakan salah satu bentuk kontribusi pers dalam menjaga kehidupan konstitusional. Pers memiliki tanggung jawab untuk memastikan kebutuhan publik terhadap informasi dapat terpenuhi melalui pemberitaan yang benar dan bertanggung jawab.
“Kemerdekaan ini kita maknai sebagai bentuk kontribusi kita, terutama bagaimana kita menjaga bersama-sama kemerdekaan pers ini sehingga kebutuhan publik terhadap informasi itu terlayani,” katanya.
Ia juga mengaitkan kemerdekaan pers dengan hak masyarakat memperoleh informasi yang benar. Menurutnya, pemenuhan hak tersebut membutuhkan pers yang memiliki ruang kerja yang bebas dari tekanan maupun intimidasi.
Dalam konteks tersebut, momentum peringatan kemerdekaan menjadi kesempatan untuk kembali mengingat bahwa kebebasan pers bukan tujuan akhir bagi wartawan. Kemerdekaan pers harus bermuara pada kepentingan publik melalui informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Konstitusi itu mengatur bagaimana masyarakat atau publik mendapatkan informasi dengan benar. Saya kira itu adalah bentuk kerja-kerja pers. Kalau itu mau ditegakkan, salah satu syaratnya pers harus merdeka,” ujarnya.
Abdurrahman mengatakan, kegiatan yang digelar PWI Kaltim menjadi simbol sekaligus pesan agar kemerdekaan pers terus dijaga. Menurutnya, kebebasan tersebut harus dapat dinikmati bukan hanya oleh wartawan, tetapi terutama oleh masyarakat sebagai penerima informasi.
Karena itu, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lingkungan PWI Kaltim diarahkan menjadi refleksi mengenai tanggung jawab pers setelah kemerdekaan. Wartawan dituntut mempertahankan kebebasan bekerja sekaligus memastikan kebebasan tersebut digunakan untuk kepentingan masyarakat.
“Upacara ini menjadi bentuk simbolisme sekaligus sindiran agar kemerdekaan pers benar-benar dijaga, sehingga dapat dinikmati para wartawan dalam menjalankan tugas dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ucap Abdurrahman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....