Jembatan Garuda Diresmikan, Perkuat Akses Pertanian dan Ekonomi Warga PPU

  • 25 Jul 2026 06:58 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Penajam Paser Utara – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus memperkuat konektivitas antarwilayah sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Salah satunya melalui peresmian Jembatan Garuda di Desa Sebakung Jaya, Kecamatan Babulu, yang dibangun melalui Program Karya Bakti Kodim 0913/PPU sebagai hasil kolaborasi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Jembatan tersebut diresmikan Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor pada Jumat 24 Juli 2026. Kehadiran infrastruktur ini diharapkan menjadi akses yang lebih aman dan efisien bagi masyarakat, terutama untuk mendukung aktivitas pertanian, pendidikan, serta mobilitas warga di kawasan pedesaan.

Dalam sambutannya, Mudyat Noor menyampaikan apresiasi kepada Kodim 0913/PPU beserta seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan Jembatan Garuda. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci percepatan pembangunan daerah, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang menuntut pemerintah lebih kreatif membangun kolaborasi.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kodim 0913/PPU beserta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Jembatan Garuda ini," ujarnya.

Ia mengatakan pembangunan infrastruktur melalui program karya bakti sejalan dengan prioritas pembangunan daerah, mulai dari pembangunan jalan pertanian, jalan lingkungan hingga jembatan yang mampu membuka keterisolasian wilayah.

Menurutnya, keberadaan Jembatan Garuda tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga memperlancar distribusi hasil pertanian menuju pasar sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan pendapatan masyarakat desa.

Selain mendukung aktivitas ekonomi, jembatan tersebut juga memberikan akses yang lebih aman bagi pelajar dan masyarakat yang setiap hari melintasi kawasan tersebut. Dengan akses yang semakin baik, pelayanan pendidikan maupun kegiatan sosial masyarakat diharapkan ikut meningkat.

Bupati Mudyat Noor juga mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun. Ia menegaskan infrastruktur publik akan memberikan manfaat jangka panjang apabila dipelihara secara bersama-sama.

"Jembatan ini harus kita rawat bersama. Dengan begitu manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, bukan hanya oleh kita hari ini, tetapi juga oleh generasi yang akan datang," katanya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0913/PPU Letkol Inf. Fandy Satria Dwi Wahyuono mengatakan pembangunan Jembatan Garuda merupakan implementasi nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui Program Karya Bakti.

Menurutnya, pembangunan tersebut tidak akan terwujud tanpa dukungan aktif masyarakat yang bergotong royong selama proses pengerjaan berlangsung.

"Dengan diresmikannya Jembatan Garuda ini, kami berharap akses transportasi warga menuju pusat kegiatan ekonomi dan pendidikan semakin lancar, kesejahteraan masyarakat meningkat karena hasil pertanian lebih mudah dipasarkan, serta hubungan silaturahmi antarwarga dan antardesa semakin erat," ujarnya.

Pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang digagas Presiden Prabowo Subianto melalui kolaborasi Kementerian Pertahanan Republik Indonesia bersama TNI Angkatan Darat. Di Kabupaten Penajam Paser Utara, pembangunan jembatan dilaksanakan di empat lokasi, salah satunya di Desa Sebakung Jaya.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur dasar di wilayah pedesaan sekaligus mendukung pemerataan pembangunan. Bagi Kabupaten Penajam Paser Utara yang menjadi daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), peningkatan konektivitas menjadi faktor penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal, memperlancar distribusi komoditas pertanian, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Peresmian Jembatan Garuda turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten PPU M. Tohar, unsur DPRD, para asisten, staf ahli bupati, pimpinan perangkat daerah, serta jajaran Kodim 0913/PPU. Kegiatan ditandai dengan pengguntingan pita sebagai simbol mulai difungsikannya jembatan tersebut untuk masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....