Karhutla Laburan Paser, Tiga Koma Lima Hektare Lahan Sawit Terbakar
- 12 Agt 2026 06:44 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Desa Laburan, Kecamatan Pasir Belengkong, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Senin 10 Agustus 2026. Kebakaran yang terjadi di areal perkebunan sawit masyarakat tersebut menghanguskan semak belukar dengan luas sekitar 3,5 hektare.
Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Paser yang disampaikan petugas Pusdalops BPBD Provinsi Kaltim, Muriono, kebakaran diketahui sekitar pukul 14.00 WITA.
Informasi awal diterima dari Misrai, petugas pantau menara api PT BIM dan PT PPS, pada pukul 14.23 WITA. Petugas mendeteksi adanya titik asap di areal perkebunan sawit masyarakat di Desa Laburan, kemudian tim fire brigade bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
Upaya pemadaman mulai dilakukan sekitar pukul 14.45 WITA dan berlangsung hingga pukul 21.30 WITA. "Petugas berupaya memadamkan api sekaligus mencegah kobaran meluas ke lahan yang belum terbakar," ujar Muriono.
Material yang terbakar berupa semak belukar di lahan perkebunan sawit milik warga bernama Salahudin. Berdasarkan hasil pendataan sementara, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 3,5 hektare.
"Hingga pemadaman selesai dilakukan, penyebab kebakaran masih belum diketahui. BPBD Kabupaten Paser juga memastikan tidak terdapat korban maupun kerugian material yang dilaporkan akibat kejadian tersebut," katanya.
Dalam proses penanganan, petugas menghadapi sejumlah kendala di lapangan, terutama kondisi angin yang cukup kencang serta material semak belukar yang mudah terbakar. Kondisi tersebut berpotensi membuat api kembali menjalar apabila tidak segera dikendalikan.
Tim gabungan yang terlibat dalam penanganan terdiri dari Fire Brigade PT BIM dan PT PPS serta Kelompok Tani Peduli Api Desa Lori. Personel dikerahkan bersama peralatan pemadaman untuk memastikan api dapat dikendalikan dan tidak meluas.
Peralatan yang digunakan antara lain tiga unit pompa Mini Strike, 15 roll selang dan dua unit nozzle TFT. Mobilisasi personel dan peralatan menggunakan kendaraan Hilux milik PT BIM dan PT PPS.
Ketersediaan air untuk pemadaman juga tercukupi karena tim memanfaatkan kanal milik PT BIM. Selain melakukan pemadaman, Pusdalops BPBD Kabupaten Paser turut melaksanakan asesmen di lokasi kejadian.
Kondisi terakhir dilaporkan api telah berhasil dipadamkan. Cuaca saat kejadian secara visual cerah dan berdasarkan informasi BMKG juga berada dalam kondisi cerah.
BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama saat kondisi cuaca cerah dan angin kencang. Masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan yang dapat memicu kebakaran dan memperluas dampak karhutla.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....