Lima Titik Karhutla Terpantau di Kabupaten Paser
- 10 Agt 2026 04:24 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Lima titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terpantau terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, pada Sabtu 8 Agustus 2026. Tim terpadu Karhutla langsung diterjunkan untuk melakukan pemadaman dan mencegah api meluas ke area lain.
Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Kabupaten Paser yang dibagikan petugas Pusdalops BPBD Provinsi Kaltim, Muriono, lima kejadian tersebut tersebar di Kecamatan Pasir Belengkong dan Kecamatan Tanah Grogot.
Kejadian pertama dilaporkan sekitar pukul 11.28 WITA di Jalan Sungai Lumut RT 12, Desa Pasir Belengkong, Kecamatan Pasir Belengkong. Kebakaran terjadi pada area semak belukar dan perkebunan, namun laporan menyebut luas lahan yang terbakar sekitar nol hektare karena masih berada di lokasi kejadian yang sama.
Selanjutnya, sekitar pukul 14.40 WITA, kebakaran lahan dilaporkan terjadi di Jalan Bahagia RT 04, Desa Damit, Kecamatan Pasir Belengkong. Api membakar semak belukar dan lahan kebun dengan luas sekitar 0,5 hektare serta dilaporkan mendekati permukiman warga.
Tim terpadu Karhutla kemudian bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan masyarakat. Pemadaman dilakukan menggunakan peralatan lengkap untuk mengendalikan api agar tidak merembet ke kawasan permukiman.
Kebakaran berikutnya terjadi sekitar pukul 15.00 WITA di Jalan D.I. Panjaitan Gang Puri RT 17, Kelurahan Tanah Grogot, Kecamatan Tanah Grogot. Area yang terbakar berupa semak belukar dengan luas sekitar 0,5 hektare.
Pada pukul 16.00 WITA, dua kejadian karhutla kembali dilaporkan. Pertama berada di Jalan Nusa Indah RT 11, Desa Pasir Belengkong, dengan area terbakar berupa semak belukar seluas sekitar 0,5 hektare.
Kejadian kelima juga dilaporkan pada pukul 16.00 WITA di Jalan Poros Jone Muara Pasir RT 01, Desa Rantau Panjang, Kecamatan Tanah Grogot. Kebakaran di lokasi ini menjadi yang terluas dengan perkiraan area terbakar mencapai 3,5 hektare.
Dalam penanganan lima titik tersebut, tim gabungan berupaya memadamkan api dengan peralatan yang tersedia sekaligus mencegah kebakaran merembet ke lahan yang belum terbakar. Pusdalops BPBD Kabupaten Paser juga melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.
Unsur yang terlibat di lapangan meliputi BPBD Kabupaten Paser, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Paser, Bhabinkamtibmas, Brimob Batalyon C Pelopor Kompi 2, Satpol PP/Linmas Kabupaten Paser, pihak Kecamatan Tanah Grogot, relawan, serta masyarakat.
Petugas menghadapi sejumlah kendala dalam proses pemadaman. Angin kencang membuat api lebih cepat meluas, sementara keterbatasan peralatan menyulitkan petugas menentukan luasan lahan yang terbakar secara akurat.
Selain itu, keterbatasan selang untuk menjangkau titik api serta sumber air turut menjadi kendala dalam upaya pemadaman di lapangan. Kondisi cuaca saat kejadian dilaporkan cerah berawan berdasarkan informasi BMKG dan pengamatan visual.
BPBD Kabupaten Paser mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, terutama di tengah kondisi yang dapat membuat api mudah menyebar. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api di sekitar lingkungan mereka.
Pusdalops BPBD Kabupaten Paser mengajak seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman karhutla dan bersama-sama menjaga lingkungan. Pesan yang disampaikan adalah menjaga alam sebagai bagian dari upaya melindungi masyarakat dari dampak bencana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....