Karhutla Melanda Empat Lokasi di Tanah Grogot Paser

  • 08 Agt 2026 17:42 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Empat titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Kamis 6 Agustus 2026. Kebakaran tersebut tersebar di Desa Jone dan Tepian Batang dengan total luasan lahan yang terbakar mencapai sekitar 7,5 hektare.

Petugas Pusdalops BPBD Provinsi Kaltim, Muriono, menyampaikan kejadian pertama dilaporkan sekitar pukul 10.30 WITA di Gang Alif 2 RT 01, Desa Jone, Kecamatan Tanah Grogot. Area yang terbakar diperkirakan seluas 0,5 hektare dengan material berupa pepohonan kayu dan semak belukar, ujarnya.

Kejadian kedua berlangsung sekitar pukul 12.30 WITA di RT 12, Desa Tepian Batang. Kebakaran menghanguskan lahan sekitar 1,5 hektare yang didominasi pepohonan kayu kering dan semak belukar, katanya.

Selanjutnya, kebakaran lahan kembali terjadi sekitar pukul 13.00 WITA di Jalan Ridwan Swidi, Desa Tepian Batang. Luasan lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 0,5 hektare, dengan material yang terbakar berupa pepohonan kayu kering dan semak belukar.

Sementara itu, kejadian keempat dilaporkan pada pukul 17.30 WITA di Jalan Pamplas RT 05, Desa Jone. Kebakaran ini menjadi yang terluas dengan area terdampak sekitar 5 hektare.

Pada kejadian keempat, material yang terbakar berupa lahan gambut di area pepohonan kayu gelam dan perkebunan kelapa sawit. Tim Karhutla Kabupaten Paser melakukan pemadaman untuk mencegah munculnya kabut asap sekaligus mengantisipasi api menjalar ke area yang lebih luas.

Tim gabungan juga dikerahkan untuk melakukan pemadaman dan mencegah api mendekati permukiman warga. Petugas Pusdalops BPBD melakukan kaji cepat serta berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait selama penanganan berlangsung.

Dalam penanganan empat kejadian tersebut, personel yang terlibat antara lain BPBD Paser, Dinas Pemadam Kebakaran Paser, Satpol PP/Satlinmas Paser, Brimob Paser, Sekawan Rescue, serta masyarakat.

Kekuatan armada yang diterjunkan meliputi tiga unit BPBD Paser, tiga unit Dinas Pemadam Kebakaran Paser, satu unit Satpol PP/Satlinmas dan satu unit Brimob, ditambah personel Sekawan Rescue serta masyarakat.

Petugas menghadapi sejumlah kendala di lapangan, di antaranya keterbatasan sumber air, angin kencang, serta material yang mudah terbakar. Kondisi cuaca secara visual dilaporkan cerah dan berdasarkan informasi BMKG juga dalam kondisi cerah.

Setelah proses pemadaman dilakukan, kebakaran di Jalan Pamplas RT 05 dinyatakan selesai ditangani. Tim gabungan kemudian kembali ke pos masing-masing setelah memastikan api tidak meluas.

BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, terutama saat kondisi lahan kering dan angin kencang. Masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di lahan terbuka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....