HUT ke-80 Bhayangkara: Polda Kaltim Mengabdi, Ekonomi Kreatif Maju

  • 01 Jul 2026 17:55 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID,Balikpapan - Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) menggelar upacara khidmat dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 pada Rabu, 1 Juli 2026. Upacara puncak yang mengusung tema nasional "Polri untuk Masyarakat" ini dipimpin langsung oleh Kapolda Kaltim, Irjen Pol. Endar Priantoro, dengan fokus utama penguatan kesiapsiagaan wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Dalam amanatnya, Kapolda Kaltim menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh jajaran kepolisian di wilayah Kalimantan Timur, terutama dalam mengawal pembangunan IKN. Institusi Polri dituntut untuk terus adaptif terhadap kompleksitas ancaman keamanan modern.

"Ukuran yang paling penting adalah sejauh mana masyarakat merasakan kehadiran negara melalui pelayanan kepolisian yang cepat, profesional, transparan, dan memberikan kepastian hukum," kata Irjen Pol. Endar Priantoro.

Suasana upacara berlangsung meriah dengan berbagai peragaan keterampilan prajurit. Salah satu penampian yang paling menarik perhatian tamu undangan adalah aksi kolone senapan dari Korps Brimob Polri. Di akhir pertunjukan, pasukan dengan lincah melebur membentuk formasi angka 80 sebagai simbol delapan dekade pengabdian Bhayangkara kepada bangsa dan negara.

Rangkaian upacara kemudian ditutup dengan acara syukuran bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kaltim, purnawirawan, serta tokoh masyarakat.

Usia 80 tahun secara universal melambangkan akumulasi kebijaksanaan, pencapaian luar biasa, dan warisan hidup yang berharga. Oleh karena itu, mengalir dukungan dan harapan dari berbagai pihak untuk komitmen "Polri untuk Masyarakat" ini.

Ketua Umum Majelis Pekerja Harian Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) wilayah Kalimantan Timur, Pdt. Lenggang Pait, menyatakan rasa bangganya atas kiprah Polri di usia ke-80 tahun dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Indonesia, khususnya di Kaltim.

"Harapan kita ke depan, Polri tetap Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) dalam mengayomi masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban," ujar Pdt. Lenggang Pait.

Di bawah kepemimpinan Irjen Pol. Endar Priantoro, situasi keamanan di wilayah Kaltim dinilai tetap kondusif sehingga iklim investasi berjalan dengan baik. Dampak positif ini dirasakan langsung oleh para pelaku ekonomi kreatif dan industri perhotelan.

Perwakilan pelaku ekonomi kreatif yang juga General Manager (GM) Hotel Platinum Balikpapan, Joko Budi Jaya, mengatakan bahwa situasi kondusif di Kaltim, khususnya Kota Balikpapan, sangat mendukung perkembangan usaha. Kehadiran Polri dalam menjaga ketertiban memberikan rasa tenang bagi para pelaku usaha untuk menjalankan bisnis dan menumbuhkan ekonomi kreatif.

"Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Polri semakin Presisi dan dicintai masyarakat. Kami sangat berterima kasih kepada Polri yang telah memberikan rasa aman dan nyaman, sehingga kami bisa berbisnis dengan baik dan memajukan industri ekonomi kreatif," ucap Joko.

Situasi yang kondusif dan aman terbukti memberikan dampak langsung terhadap sektor pariwisata dan akomodasi. Manfaat tersebut di antaranya berupa peningkatan tingkat hunian (okupansi) hotel, lonjakan kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition), perpanjangan durasi tinggal tamu (length of stay), serta efisiensi biaya operasional bagi pelaku usaha.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....