Konvensi Media Siber Bahas Masa Depan Industri Pers di Kaltim
- 12 Jun 2026 12:34 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda- Kondisi industri pers di tengah pesatnya perkembangan platform digital menjadi perhatian dalam Konvensi Media Siber yang akan digelar di salah satu hotel di Samarinda, Sabtu, 13 Juni 2026. Kegiatan tersebut menjadi pembuka rangkaian acara Wartawan Legend Bedapatan ke-4 yang mempertemukan insan pers, regulator, hingga pemerintah daerah.
Ketua Panitia Pelaksana Wartawan Legend Bedapatan ke-4, Charles Siahaan, mengatakan konvensi tersebut mengangkat tema Pers Sehat Merawat Harmoni Benua Etam. Tema itu dipilih untuk membahas berbagai tantangan yang dihadapi perusahaan pers, khususnya terkait keberlanjutan industri media di era digital.
“Melalui tema ini kami ingin melihat bagaimana kondisi industri perusahaan pers saat ini, bukan hanya di Kalimantan Timur tetapi juga secara nasional,” kata Charles di Samarinda, Jumat, 12 Juni 2026.
Menurutnya, salah satu persoalan yang dihadapi media saat ini adalah belum optimalnya nilai ekonomi yang diperoleh dari karya jurnalistik. Padahal masyarakat tetap mengeluarkan biaya untuk mengakses informasi, baik melalui pembelian surat kabar maupun paket data internet.
“Karya-karya jurnalistik saat ini belum dianggap bernilai ekonomis. Padahal masyarakat pembaca berita karya jurnalistik sudah membayar, baik membeli surat kabar maupun paket data internet,” ujarnya.
Konvensi tersebut menghadirkan sejumlah narasumber nasional, yakni Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan Dewan Pers Abdul Manan, Direktur Hak Cipta dan Desain Industri Kementerian Hukum RI Dr. Agung Darmasasongko, serta CEO KGI Network sekaligus Wakil Ketua Umum Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Upi Asmaradhana. Sementara dari Kalimantan Timur hadir Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim HM Faisal.
Panitia mengundang para pemimpin redaksi media cetak, elektronik, dan siber dari seluruh Kalimantan Timur. Selain media yang telah terverifikasi Dewan Pers, kegiatan tersebut juga terbuka bagi media yang belum terverifikasi.
“Saya mengajak seluruh insan pers untuk hadir karena ini adalah ruang diskusi bersama mengenai masa depan media dan dunia jurnalistik,” kata Charles.
Selain insan pers, panitia juga mengundang kepala dinas komunikasi dan informatika dari kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur serta sekretaris DPRD yang selama ini menjadi mitra media dalam penyebarluasan informasi publik.
Setelah konvensi media siber, rangkaian Wartawan Legend Bedapatan ke-4 akan dilanjutkan dengan malam apresiasi wartawan dan haul untuk mendoakan para wartawan Kalimantan Timur yang telah meninggal dunia.
Berdasarkan catatan panitia, sedikitnya 120 wartawan yang pernah mengabdikan diri di dunia pers Kalimantan Timur telah berpulang. Tradisi doa bersama tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga sejarah, solidaritas, dan penghormatan terhadap jasa para insan pers di Benua Etam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....