Hari Anak Nasional 2026, Bunda PAUD PPU Ajak Anak Terus Semangat Belajar
- 23 Jul 2026 17:50 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarida - Bunda PAUD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Dewi Yuliana, mengajak anak-anak terus semangat belajar dalam momentum Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 yang diperingati setiap 23 Juli. Menurutnya, semangat belajar menjadi bekal penting bagi anak untuk menghadapi masa depan.
Hal itu Dewi sampaikan saat usai membuka Kuliah Umum Mahasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) di Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Timur (UNU Kaltim) pada Kamis, 23 Juli 2026.
"Kepada anak-anak yang ada di luar sana, yang ada di Kabupaten khususnya, saya semua terus belajar dan tingkatkan semangat. Karena belajar ini penting sekali buat mereka dan masa depan mereka," ujarnya.
Selain kepada anak-anak, Dewi juga menyampaikan pesan kepada para pendidik PAUD. Ia berharap, guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga mampu menciptakan suasana belajar yang membuat anak merasa nyaman berada di sekolah.
Menurutnya, lingkungan belajar yang menyenangkan akan membantu anak mengikuti proses pembelajaran dengan lebih baik. Karena itu, guru memiliki peran penting dalam membangun pengalaman belajar yang positif bagi anak.
"Saya berharap para pengajar menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Sekolah jangan menjadi tempat yang membuat anak terbebani, tetapi menjadi tempat yang menyenangkan bagi mereka," ucap Dewi.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Kependidikan (FISKEP) Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Timur (UNU Kaltim), Aminah, mengingatkan pentingnya meningkatkan kesadaran terhadap perlindungan anak pada momentum Hari Anak Nasional 2026. Menurutnya, kasus perundungan masih menjadi persoalan yang perlu diwaspadai di lingkungan pendidikan.
Ia pun mengimbau kepada guru PAUD agar lebih jeli memperhatikan perubahan perilaku, sikap, dan ucapan anak.
"Dalam momentum Hari Anak Nasional, perhatian terhadap anak harus semakin ditingkatkan. Guru PAUD harus lebih jeli melihat perilaku, sikap, dan ucapan anak setiap hari karena pengaruh lingkungan maupun media sosial bisa membentuk perilaku mereka," kata Aminah.
Aminah berharap perhatian dari guru dan orang tua dapat menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Dengan begitu, sekolah menjadi tempat yang menyenangkan bagi anak untuk belajar dan berkembang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....