Polsek Sangkulirang Ungkap Modus Penipuan Segitiga yang Kian Marak
- 31 Jul 2026 19:02 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Sangkulirang – Polsek Sangkulirang mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan segitiga yang belakangan marak terjadi melalui media sosial dan platform jual beli daring. Edukasi tersebut disampaikan dalam kegiatan Jumat Curhat yang digelar di Warung Nasi Kuning Kani, RT 10, Desa Benua Baru Ilir, Kecamatan Sangkulirang, Jumat 31 Juli 2026..
Kapolsek Sangkulirang, IPTU Erik Bastian, menjelaskan penipuan segitiga merupakan modus kejahatan siber yang melibatkan dua pihak, yakni penjual dan pembeli, sehingga keduanya sama-sama berpotensi menjadi korban.
Menurut Erik, pelaku biasanya menyamar sebagai penjual dan menawarkan barang dengan harga yang jauh lebih murah dari harga pasaran untuk menarik minat calon pembeli. Setelah terjadi kesepakatan, korban diarahkan mentransfer uang ke rekening yang dikuasai pelaku.
"Di saat yang sama, pelaku juga menghubungi penjual asli dan meyakinkan bahwa barangnya telah laku terjual. Karena pembayaran tidak pernah diterima penjual, barang pun tidak dikirim kepada pembeli," ujarnya.
Akibat modus tersebut, pembeli kehilangan uang, sementara penjual turut dirugikan karena namanya kerap dikaitkan dengan kasus penipuan. Oleh sebab itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati saat bertransaksi secara daring, terutama jika menemukan penawaran dengan harga yang tidak wajar.
Kegiatan Jumat Curhat dihadiri personel Polsek Sangkulirang, tokoh masyarakat, dan warga Desa Benua Baru Ilir. Selain menyerap aspirasi masyarakat terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi mengenai berbagai modus kejahatan digital yang tengah berkembang.
Kapolsek mengimbau masyarakat untuk selalu memverifikasi identitas penjual, memastikan rekening tujuan benar, serta menghindari transaksi di luar mekanisme resmi platform jual beli. Jika menemukan indikasi penipuan, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....