Samarinda Percepat Infrastruktur Penyangga IKN dalam Skema Tri City
- 11 Jun 2026 21:31 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda- Pemerintah Kota Samarinda terus mempersiapkan diri sebagai salah satu kawasan strategis penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) melalui pengembangan konsep Tri City yang menghubungkan Samarinda, Balikpapan, dan IKN. Konsep tersebut diharapkan mampu memperkuat konektivitas, aktivitas ekonomi, hingga layanan publik di kawasan penyangga ibu kota baru.
Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, mengatakan konsep Tri City merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Japan International Cooperation Agency (JICA) yang telah dibahas sejak tahun lalu.
Menurutnya, ketiga wilayah tersebut dirancang saling melengkapi dalam mendukung kebutuhan kawasan IKN, baik dari sisi pemerintahan, perdagangan, logistik, maupun pelayanan masyarakat.
“Ketiga wilayah tersebut diharapkan saling melengkapi dalam mendukung aktivitas pemerintahan, logistik, perdagangan, dan pelayanan publik di kawasan ibu kota negara baru,” kata Marnabas, Rabu, 10 Juni 2026.
Dalam pembahasannya, Pemerintah Kota Samarinda juga mengusulkan agar Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dilibatkan secara aktif dalam pengembangan kawasan tersebut.
Marnabas menilai peran Kukar dan PPU sangat penting karena kedua daerah tersebut memiliki fungsi strategis dalam menopang kebutuhan dasar IKN, termasuk penyediaan lahan, pangan, logistik, hingga dukungan sumber daya lainnya.
“Kukar dan PPU memiliki peran penting menopang kebutuhan dasar IKN,” ujarnya.
Sebagai bagian dari kesiapan tersebut, Pemerintah Kota Samarinda telah menyiapkan sejumlah program prioritas yang berfokus pada penguatan infrastruktur perkotaan. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya mobilitas penduduk, distribusi barang, dan aktivitas ekonomi yang diperkirakan terus tumbuh seiring perkembangan IKN.
Selain infrastruktur perkotaan, Samarinda juga mendorong penguatan fungsi Pelabuhan Palaran sebagai salah satu simpul logistik utama di Kalimantan Timur. Keberadaan terminal peti kemas di kawasan tersebut dinilai memiliki peran penting dalam mendukung arus distribusi barang menuju maupun keluar dari kawasan IKN.
“Fungsi terminal peti kemas di kawasan tersebut akan terus diperkuat guna mendukung distribusi barang menuju dan dari kawasan ibu kota baru,” katanya.
Pengembangan Tri City dinilai menjadi peluang besar bagi Samarinda untuk memperkuat posisinya sebagai pusat jasa, perdagangan, dan distribusi di Kalimantan Timur. Dengan dukungan infrastruktur yang memadai, kota ini diharapkan mampu memainkan peran strategis dalam mendukung operasional dan pertumbuhan ekonomi kawasan IKN.
Melalui sinergi antardaerah dalam skema Tri City, Pemerintah Kota Samarinda optimistis kawasan penyangga IKN dapat berkembang secara terintegrasi dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Kalimantan Timur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....