Lansia di Karang Asam Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Temukan Kejanggalan
- 26 Mei 2026 16:19 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Seorang pria lanjut usia berinisial K (64) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di belakang rumahnya di Jalan Ir Sutami Gang H Saleh RT 9, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda, Senin, 25 Mei 2026. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban setelah ditemukan sejumlah indikasi yang perlu didalami lebih lanjut.
Pamapta II Polresta Samarinda, Ipda Ilham Satria Brajanata, mengatakan pihaknya menerima laporan dugaan bunuh diri sekitar pukul 10.00 Wita. Saat petugas tiba di lokasi, korban ditemukan tergantung menggunakan tali jemuran di area belakang dapur rumah.
“Korban ditemukan dalam posisi tergantung memakai tali jemuran di belakang dapur rumah,” kata Ilham, dikutip pada Selasa, 26 Mei 2026.
Penemuan jasad korban sempat menggegerkan warga sekitar. Sejumlah warga langsung berdatangan ke lokasi setelah kabar tersebut menyebar di lingkungan setempat.
Salah seorang warga bernama Khusnah mengaku menjadi orang pertama yang melihat korban saat hendak berjalan kaki menjemput anaknya pulang sekolah. “Saya lewat mau jemput anak sekolah, pas sampai sini ternyata beliau sudah tergantung,” ujarnya.
Khusnah mengaku syok melihat kondisi korban hingga memilih kembali pulang untuk meminta bantuan warga lain. Ia mengatakan, rumahnya berada tepat di depan rumah korban sehingga cukup mengenal keseharian korban.
Menurutnya, selama ini korban dikenal ramah dan aktif di lingkungan sekitar. Korban sehari-hari bekerja sebagai tukang bangunan dan sebelumnya sempat menjadi marbot di langgar dekat rumahnya.
“Beliau dulu sering azan di langgar sini. Orangnya juga biasa saja, masih aktivitas normal,” ucapnya.
Sementara itu, polisi memastikan penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab kematian korban. Meski dugaan awal mengarah pada bunuh diri, hasil pemeriksaan sementara Tim Inafis menemukan adanya indikasi lain yang masih didalami.
“Dari hasil pemeriksaan awal ada indikasi kekerasan, namun masih dalam penyelidikan dan akan dilakukan visum,” ucap Ilham.
Menurutnya, hasil identifikasi awal juga menunjukkan tidak adanya patahan pada bagian leher korban yang umumnya ditemukan dalam kasus gantung diri. Namun, petugas justru menemukan adanya luka atau patahan pada bagian rahang sebelah kanan korban.
Polisi menyebut apabila nantinya ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada tindak pidana, proses autopsi lanjutan akan dilakukan untuk memastikan penyebab kematian korban.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....