Bunda Literasi Dorong Sekolah Samarinda Jadi Inspirasi Pendidikan Indonesia
- 22 Mei 2026 14:53 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda- Bunda Literasi Kota Samarinda, Rinda Wahyuni Andi Harun menegaskan pendidikan bermutu tidak dapat dibangun hanya oleh pemerintah atau sekolah semata. Menurutnya, dibutuhkan kolaborasi seluruh unsur masyarakat agar pendidikan mampu melahirkan generasi yang berkarakter, kreatif dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Hal tersebut disampaikan Rinda saat memberikan sambutan dalam kegiatan Launching Karya dan Berbagi Praktik Baik Pendidikan pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 di Aula Lantai 4 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda, Jum'at 22 Mei 2026.
Rinda menyebut tema kegiatan “Dari Samarinda untuk Indonesia, Bangkit Bergerak Berdampak dalam Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” memiliki makna kuat tentang pentingnya gerakan bersama membangun dunia pendidikan.
“Tema ini mengajak kita semua untuk tidak hanya menjadi penonton perubahan, tetapi menjadi pelaku perubahan,” ujarnya.
Ia mengatakan pendidikan berkualitas tidak akan tercapai apabila berjalan sendiri-sendiri. Menurutnya, perlu keterlibatan seluruh unsur mulai dari pemerintah, guru, orang tua, komunitas, organisasi hingga masyarakat luas.
“Pendidikan yang bermutu tidak dapat dibangun oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh unsur,” katanya.
Rinda menilai tantangan pendidikan saat ini semakin kompleks. Perubahan zaman, perkembangan teknologi hingga dinamika sosial membuat dunia pendidikan harus bergerak lebih adaptif dan inovatif.
Karena itu, ia mengapresiasi hadirnya kegiatan berbagi praktik baik pendidikan yang mempertemukan kepala sekolah, guru dan pemangku kepentingan pendidikan untuk saling berbagi pengalaman dan inovasi pembelajaran.
Menurutnya, praktik baik yang lahir dari sekolah-sekolah di Samarinda menjadi bukti bahwa pendidikan daerah terus bergerak maju.
“Dari ruang kelas, dari kreativitas para guru, dari semangat anak-anak, lahirlah perubahan yang kelak memberi dampak lebih besar bagi Indonesia,” ucapnya.
Rinda juga memberikan penghargaan kepada para kepala sekolah, guru dan insan pendidikan yang terus berupaya menghadirkan inovasi di tengah berbagai tantangan dunia pendidikan.
Ia menilai semangat belajar, berbagi praktik baik dan terus berinovasi menjadi modal besar dalam menciptakan pendidikan yang lebih baik di Samarinda.
“Kepada para kepala sekolah, guru, pengawas dan seluruh insan pendidikan, saya ingin menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi Bapak dan Ibu,” katanya.
Momentum Hari Kebangkitan Nasional tahun ini, lanjut Rinda, harus dimaknai sebagai kebangkitan bersama dalam kualitas pendidikan, budaya literasi dan kolaborasi antarelemen masyarakat.
Menurutnya, perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara bersama-sama.
“Mari kita yakini bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara bersama-sama. Dari Samarinda, kita bisa memberi dampak untuk Indonesia,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, dunia pendidikan Samarinda tidak hanya ingin menunjukkan capaian karya dan inovasi, tetapi juga membangun optimisme bahwa kolaborasi menjadi kunci menciptakan pendidikan yang maju, inklusif dan berdaya saing di masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....