Kukar Sulap Lahan Bekas Tambang Jadi Sentra Pangan
- 20 Mei 2026 19:43 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Kutai Kartanegara - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, terus memperkuat ketahanan pangan daerah dengan memanfaatkan lahan bekas tambang menjadi kawasan produktif pertanian. Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan petani, TNI, dan Polri.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengatakan penguatan ketahanan pangan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah daerah dan kelompok tani semata. Menurutnya, diperlukan kerja sama semua pihak agar sektor pangan mampu berkembang sekaligus menopang kesejahteraan masyarakat.
“Penguatan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah dan petani, tetapi merupakan gerakan bersama yang membutuhkan sinergi lintas sektor mulai daerah hingga pusat,” ujar Aulia di Tenggarong, Rabu 20 Mei 2026.
Hingga Mei 2026, lahan eks tambang yang telah dialihfungsikan di berbagai wilayah Kukar mampu menghasilkan total panen mencapai 2.147 ton. Komoditas yang dipanen meliputi jagung, padi, singkong, ubi jalar, kedelai, buah-buahan, hingga sayuran.
Kecamatan Tenggarong Seberang menjadi salah satu wilayah dengan hasil panen terbesar. Desa Embalut mencatat produksi 780 ton jagung dan 112 ton singkong. Sementara Desa Semayang menghasilkan 145 ton padi gogo dan 73 ton jagung. Adapun Desa Bangun Rejo memproduksi sekitar 97 ton sayur dan buah.
Di Kecamatan Loa Janan, Desa Loa Janan Ulu menghasilkan 290 ton jagung dan 52 ton kedelai. Sedangkan Desa Loa Janan Ilir memanen 61 ton padi dan 15 ton kelapa.
Produksi pangan juga datang dari Kecamatan Muara Badak. Desa Badak Mekar menghasilkan 210 ton jagung, 55 ton ubi jalar, dan 20 ton nanas. Sementara Desa Suka Damai memproduksi 62 ton padi rawa beserta berbagai jenis sayuran.
Di Kecamatan Samboja, Desa Samboja Lestari menghasilkan 32 ton buah dan hasil hutan, sedangkan Desa Tani Bakti menyumbang 143 ton jagung.
Aulia menilai keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk kepolisian yang turut mendampingi petani sejak proses penanaman hingga panen.
Hal itu disampaikannya saat mendampingi Kapolda Kaltim, Endar Priantoro, dalam panen raya jagung serentak di Desa Embalut, kawasan milik PT Kitadin Paradise, Sabtu 16 Mei 2026.
“Sejak penanaman hingga panen raya jagung ini tidak terlepas dari fasilitasi dan dukungan nyata jajaran Polda Kaltim dan Polres Kukar. Oleh karena itu atas nama pemda, saya memberi apresiasi tinggi atas komitmen yang diberikan,” katanya.
Menurut Aulia, keterlibatan Polri menunjukkan peran kepolisian tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga ikut mendukung program strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....